Minggu, 26 April 2026

Kesehatan

Kasus Meningkat, Dokter RSA UGM: Teknik Proning Sebagai Pertolongan Pertama Bagi Pasien Covid-19

Teknik proning banyak disebutkan mampu membantu pasien Covid-19 yang mengalami sesak nafas dan pasien yang mengalami penurunan saturasi oksigen.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
Instagram/DKI Jakarta
Lakukan teknik dan posisi Proning jika saturasi kadar oksigen pasien covid-19 di bawah 94 persen. 

SERAMBINEWS.COM – Indonesia kembali mencatatkan rekor tertinggi kasus konfirmasi positif covid-19.

Berdasarkan data harian per Selasa (13/7/2021), kasus konfirmasi positif Covid-19 bertambah 47.889 orang.

Sementara kasus sembuh bertambah 20.123 dan kasus kematian bertambah 864 kasus.

Teknik proning banyak disebutkan mampu membantu pasien Covid-19 yang mengalami sesak nafas dan pasien yang mengalami penurunan saturasi oksigen.

Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (UGM), dr. Astari Parnindya Sari, M.Sc., Sp.P.,  menyampaikan teknik proning memang dapat membantu seseorang yang mengalami sesak nafas termasuk pada pasien Covid-19.

Kendati begitu, teknik ini hanya bersifat sebagai pertolongan pertama atau sementara, sebelum mendapatkan bantuan oksigen serta perawatan medis di rumah sakit.

Baca juga: Lakukan Teknik dan Posisi Proning Jika Saturasi Kadar Oksigen Pasien Covid-19 di Bawah 94 Persen

Baca juga: Begini Cara Ayu Azhari Melawan Covid-19, Jadi Relawan, Apa Saja yang Dilakukan

Teknik Proning dapat diterapkan pada pasien yang mengalami gangguan pernapasan dengan kadar saturasi oksigennya di bawah 94 persen

“Posisi prone (tengkurap) bisa membantu menaikan saturasi oksigen dalam tubuh. Namun, kita tetap harus memperhatikan berapa target oksigen minimal pasien,”katanya, dikutip dari laman UGM, Rabu (14/7/2021)

Meskipun prone bisa membantu menaikan saturasi, Astari  menjelaskan, jika masih terlalu jauh dari target saturasi minimal, maka pasien tetap membutuhkan bantuan oksigen tambahan.

Astari menjelaskan posisi prone dianjurkan untuk memaksimalkan fungsi paru bagian belakang atau yang berada pada bagian punggung.

Pasalnya, saat tidur dalam posisi terlentang fungsi paru di bagian punggung cenderung kurang bekerja secara maksimal.

Dengan melakukan teknik Proning diharapkan dapat memudahkan daerah paru di belakang mengambil oksigen sehingga dapat meningkatkan suplai oksigen dalam tubuh.

“Dengan posisi tengkurap bisa membuka area-area paru di belakang yang luasannya lebih besar dibanding bagian depan sehingga memudahkan dalam mengambil oksigen dan menaikan saturasi,” tuturnya.

Baca juga: Tingkatkan Imunitas Tubuh Selama Pandemi, Ini 10 Manfaat Minum Jus Tomat untuk Kesehatan

Baca juga: Intip, Manfaat Buah Jeruk, Cocok Tingkatkan Imunitas di Masa Covid-19, Ada Kandungan Vitamin C

Lalu, bagaimana teknik proning yang benar untuk membantu pasien sesak nafas?

Astari menyampaikan bahwa ada tiga posisi yang bisa dilakukan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved