Breaking News:

Info Kota Sabang

Keluar Masuk Sabang Kini Wajib Ada Sertifikat Vaksin atau Hasil Negatif Swab Antigen

Bagi pelaku perjalanan dari dan menuju Kota Sabang wajib menunjukkan sertifikat vaksin tahap pertama atau kedua.

Editor: IKL
Prokopim Setda Kota Sabang
Wali Kota Sabang, Nazaruddin S.I.Kom bersama Wakil Wali Kota Sabang, Drs. H. Suradji Junus saat rapat bersama unsur Forkopimda Kota Sabang.Senin (13/7). 

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Pemerintah Kota Sabang mengeluarkan Surat Edaran bagi masyarakat yang akan berangkat dari Sabang ke Banda Aceh atau sebaliknya, wajib menunjukkan sertifikat vaksin atau hasil swab antigen negatif Covid-19 sebelum membeli tiket penyeberangan kapal.

Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sabang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sabang di lantai IV Kantor Walikota Sabang, Senin (13/7/2021) lalu.

Surat Edaran Wali Kota Sabang
Surat Edaran Wali Kota Sabang (Prokopim Setda Kota Sabang)

Surat Edaran nomor 440/4709 tentang persyaratan pelaku perjalanan dari dan ke Kota Sabang resmi dikeluarkan Selasa (14/7/2021) kemarin, dan ditandatangani Wali Kota Sabang.

Surat Edaran itu dikeluarkan menyikapi perkembangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro level 4 yang saat ini berlaku di Kota Banda Aceh, daerah yang jadi pintu masuk ke Kota Sabang.

Wali Kota Sabang, Nazaruddin S.I.Kom menyebut ada 4 poin dalam Surat Edaran tersebut yang harus dipatuhi warga Sabang maupun pendatang.

Pertama, bagi pelaku perjalanan dari dan menuju Kota Sabang wajib menunjukkan sertifikat vaksin tahap pertama atau kedua. Namun jika belum divaksin, wajib menunjukkan surat keterangan swab antigen negatif (dalam rentang waktu 2×24 jam).

“Poin kedua, bagi pelaku perjalanan yang tidak memenuhi syarat untuk divaksin karena alasan medis, dapat menunjukkan Surat Keterangan Dokter sebagai pengganti sertifikat vaksin,” kata Wali Kota Sabang, Kamis (15/7/2021).

Selanjutnya, poin ketiga dari Surat Edaran itu juga memberlakukan tes swab antigen secara acak kepada pelaku perjalanan.

“Kemudian poin keempat, persyaratan sebagaimana dari poin 1 sampai dengan 3 itu berlaku mulai tanggal 14 Juli 2021,” jelasnya.

Surat Edaran itu akan berlaku sampai dengan dicabutnya PPKM Mikro level 4 di Kota Banda Aceh oleh Pemerintah.

“Semoga dengan diberlakukannya aturan ini dapat mencegah penyebaran Covid-19. Saya mengajak kita semua untuk mengikuti vaksinasi dan jangan mudah termakan isu atau berita hoax tentang vaksin Covid-19, karena ini demi kebaikan bersama dan juga upaya kita untuk secepat mungkin mengakhiri pandemi ini” harapnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved