Breaking News:

Berita Banda Aceh

BNN Aceh Tangkap Kurir dan 31 Kg Sabu-sabu Kemasan Teh Cina Merek Chines Pinwei, Dikirim Via Laut

Kurir asal Muara Batu, Aceh Utara, itu kini meringkuk di sel tehanan BNN Aceh dan tidak tertutup kemungkinan akan menghadapi hukuman mati.

Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI
Kepala BNN Aceh, Brigjen Pol Heru Pranoto didampingi Dirnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol Ade Sapari serta Perwakilan Bea Cukai Aceh, Sisprian Subiaksono dan Pengadilan Tinggi Aceh, Ricky Febriandi menggelar konferensi pers terhadap keberhasilan BNN Aceh dalam menggagalkan penyelundupan 30 paket sabu-sabu, Jumat (16/7/2021). 

Kurir asal Muara Batu, Aceh Utara, itu kini meringkuk di sel tehanan BNN Aceh dan tidak tertutup kemungkinan akan menghadapi hukuman mati.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Aceh bersama Direktorat Narkoba Polda Aceh, mengagalkan upaya penyelundupan 31, 4 kilogram sabu-sabu masuk ke Aceh yang dibawa via jalur darat tepatnya di Jalan Laksamana Malahayati Gampong Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar.

Personel BNN Aceh inipun berhasil meringkus M (39), seorang kurir barang haram tersebut bersama 30 paket sabu-sabu yang terbungkus dalam kemasan Teh Cina merek Chines Pinwei dan dibawa dengan mobil single cabin Toyota Hilux BL 8256 GP.

Kurir M asal Muara Batu, Aceh Utara, inipun kini harus meringkuk di sel tehanan BNN Aceh dan tidak tertutup kemungkinan akan menghadapi hukuman mati atas perbuatan yang dilakukannnya.

Kepala BNN Aceh, Brigjen Pol Heru Pranoto MSi dalam konferensi pers di Kantor BNN Aceh, Jumat (16/7/2021) siang mengatakan, penangkapan dilakukan pada Kamis 1 Juli 2021 lalu, sekitar pukul 22.00 WIB.

Baca juga: 8 Napi Lapas Blangpidie Kabur, Begini Kronologisnya Hingga Tusuk Petugas Pakai Pecahan Kaca Jendela

Baca juga: Korban Tewas Banjir Bandang di Jerman-Belgia Bertambah 93 Orang, Ribuan Orang Hilang

"Kenapa baru kita ekspos sekarang. Karena, pascapenangkapan M waktu itu masih ada penyidikan dan pengembangan yang harus kita lakukan, salah satunya memburu bandar atau pemilik dari 30 paket sabu-sabu ini, yakni W yang hingga kini masih kita buru," terang Brigjen Heru.

Jenderal polisi bintang satu inipun menerangkan dalam keterangannya W mengaku hanya sebagai kurir yang mendapat perintah mengambil sabu-sabu ini di kawasan Pelabuhan Krueng Raya, Aceh Besar oleh bandar sabu W.

Personel BNN Aceh yang sekitar tiga minggu lalu, sebelum penangkapan sudah menerima informasi kedatangan barang haram tersebut langsung melakukan penyelidikan. Pada 30 Juni 2021 lalu, lanjut Kepala BNN Aceh ini pun, petugas akhirnya menerima informasi terkait akan masuknya sabu-sabu tersebut dari Malaysia melalui laut.

Personel pun bergerak cepat setelah memperoleh jenis kendaraan yang digunakan untuk membawa sabu-sabu tersebut.

"Petugas kami sempat kehilangan jejak, tapi untuk identitas kendaraannya sudah kita ketahui.”

Baca juga: Setelah Dihukum Denda dan Penjara, Pemilik Warung Kopi Jadi Tersangka Usai Siram Petugas Satpol PP

Baca juga: Isu Skandal Seks Oknum DPRK Bener Meriah Heboh di Medsos, Ini Kata Ketua DPRK

“Jadi, begitu melintas, personel langsung melakukan pencegatan dan mendapati di dalam mobil single cabin Toyota Hilux ini tiga karung yang seluruh sabu-sabu terdapat 30 paket atau pack," pungkas Brigjen Heru

Kepala BNN Aceh ini pun menerangkan kurir M yang menjemput 30 paket sabu-sabu dari Lhokseumawe ke Krueng Raya, Aceh Besar itu mendapatkan upah Rp 10 juta.

Upah tersebut akan diterima oleh M, setelah sabu-sabu tersebut diterima oleh W, bandar narkoba di rumahnya di kecamatan sama, Muara Batu, Aceh Utara.

Anehnya, M tidak mengenal W yang memerintahkannya mengambil sabu di Krueng Raya, Aceh Besar.

"Rencananya setelah sabu-sabu tersebut diterima oleh W, barang terlarang itu akan dikirim ke Jakarta," kata Brigjen Heru.

Baca juga: Bos Konter Dibunuh Pacar Sesama Pria, Tinggalkan Istri Hamil 8 Bulan, Pelaku Sakit Hati Dikhianati

Baca juga: Sopir Truk Tewas Duel Maut dengan Teman Lama, Saling Serang Pakai Sajam Dipicu Dendam Lama

Petugas yang mendapatkan informasi seluruh sabu-sabu tersebut merupakan milik W, berupaya memburu bandar sabu-sabu tersebut.

Namun, rumah W yang di Muara Batu, sudah dalam kondisi kosong.

Diduga bandar sabu W sudah mengetahui penangkapan kurir M.

Pada konferensi pers tersebut, turut hadir Dirnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol Ade Sapari SIK MH, Kabid Penindakan dan Penyidikan Kanwil Dirjen Bea Cukai (DJBC) Aceh, Sisprian Subiaksono serta Kasi Narkotika dan Zat Adiktif lainnya Kejaksaan Tinggi Aceh, Ricky Febriandi.(*)

Baca juga: Vaksin Covid-19 BioNTech Hasilkan Antibodi 10 Kali Lebih Banyak dari Sinovac

Baca juga: Tampung Aspirasi Masyarakat, UIN Ar-Raniry Buka Jalur Khusus Untuk Calon Mahasiswa Baru

Baca juga: Presiden Mesir Sebut Keamanan Nasional Masuk Garis Merah, Bendungan Ethiopia Ancam Aliran Sungai Nil

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved