Breaking News:

Infrastruktur

Lapuk dan Berlubang, Jembatan Penghubung Antar Desa di Simeulue Cut tak Bisa Lagi Dilalui Kenderaan

Roda empat dan becak melewati jembatan tersebut untuk mengangkut hasil panen padi dan juga hasil perkebunan seperti buah sawit, karet dan juga pinang.

Penulis: Sari Muliyasno | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/SARI MULYASNO
Warga melintasi jembatan kayu antar Desa Kuta Inang dan Sibuluh, Kecamatan Simeulue Cut, Kabupaten Simeulue, dengan kondisi lantai jembatan sudah lapuk dan berlubang, Kamis (22/7/2021). 

Laporan Sari Muliyasno I Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Salah satu jembatan penghubung antar desa di Kecamatan Simeulue Cut, yakni Desa Kuta Inang dan Desa Sibuluh, saat ini tak bisa lagi dilalui kenderaan roda empat dan roda tiga atau becak.

Pasalnya, lantai jembatan yang terbuat dari kayu kondisinya sudah lapuk dan berlubang.

Jembatan tersebut merupakan akses ke dua desa untuk masyarakat pergi ke sawah maupun ke kebun.

Roda empat dan becak melewati jembatan tersebut untuk mengangkut hasil panen padi dan juga hasil perkebunan seperti buah sawit, karet dan juga pinang.

Diduga Gara-Gara Dana Desa, Warga di Simuelue Palang Dua Kantor Desa

"Sudah hampir dua tahun L 300, becak tak bisa lagi melewati jembatan. Kayu lantai jembatan sudah lapuk dan juga sudah berlubang. Kalau musim hujan harus hati-hati lewat karena lantai jembatan licin," ujar Sarming, warga setempat, ketika melewati jembatan dengan sepeda motornya, Kamis (22/7/2021).

Bersama temannya, Ia menjelaskan bahwa jembatan kayu tersebut dibangun pada tahun 2009 lalu sesuai yang tertulis di bagian wing wall jembatan.

Untuk panjang jembatan kurang lebih 10 x 5 meter dengan bagian tengahnya terdapat besi H Beam sebagai penyangga pada lantai jembatan kayu.

Dugaan Korupsi Dana Desa di Simeulue, Kuasa Hukum Minta Kliennya Dibebaskan dari Jeratan Hukum

"Kalau mobil L300 atau becak mau angkut buah sawit di sebelah jembatan harus memutar lewat jembatan satu lagi kurang lebih jarak memutarnya 6 kilometer. Untuk warga yang jalan kaki atau pakai sepeda motor memilih lewat jembatan ini, tapi hati-hati lewatnya apalagi kalau hujan lantai jembatan sudah berlumut " jelasnya.(*)

Baca juga: Meriahkan Idul Adha, Polwan Polres Lhokseumawe Bagikan Kuah Beulangong ke Nakes dan Pasien Covid-19

Baca juga: Begini Prediksi Cuaca BMKG di Sebagian Aceh Hingga Tiga Hari Kedepan 

Baca juga: Satgas Sebut Penanganan Pandemi Aceh Membaik, Begini Penjelasannya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved