Internasional
Sejarah Perjalanan Haji dari Darat, Konvoi Unta, Kuda dan Keledai Sampai Kendaraan Canggih
Sebelum ditemukan mobil, bus, dan moda transportasi massal modern lainnya, peziarah yang melakukan haji tempo dulu hanya mengandalkan konvoi unta, kud
SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Sebelum ditemukan mobil, bus, dan moda transportasi massal modern lainnya, peziarah yang melakukan haji tempo dulu hanya mengandalkan konvoi unta, kuda, dan keledai.
Mereka melakukan perjalanan ke kota suci Mekkah dan Madinah melewati medan berat yang bisa memakan waktu berbulan-bulan.
Bahkan ketika alat transportasi berevolusi dari hewan beban menjadi kendaraan roda empat, dari menunggang kuda menjadi tenaga kuda.
Namun, generasi yang lebih tua masih mengingat ziarah yang melelahkan.
Bahkan, masih memiliki resonansi spiritual yang jauh lebih kuat daripada perjalanan yang relatif nyaman saat ini.
“Almarhum orang tua saya melakukan haji dengan karavan kereta, unta dan bagal sepanjang jalan dari Gaza ke Mekkah,” kata Fadhel Mahmoud, seorang warga Jeddah berusia 76 tahun.
Dia mengatakan setelah kembali ke rumah, mereka mengorbankan unta, dan membagikan dagingnya kepada yang membutuhkan, khususnya warga miskin.
Mahmoud mengingat pengalaman haji pertamanya pada tahun 1968, tiba di apa yang disebut Kota Tenda di lembah Mina, tenggara Mekkah.
“Lima puluh empat tahun yang lalu, saudara-saudara saya dan saya pergi menunaikan haji dengan mobil pikap dan kami berkemah di tenda dan berdoa bersama Syekh Mahmoud Khalil Al-Hussary," ujarnya.
Al-Hussary merupakan seorang Qari Mesir dan penghafal Al-Qur'an yang diakui secara luas karena keakuratannya. bacaan.
Dia mengatakan mereka tiba di Mina dan Padang Arafah.
“Itu adalah haji yang sangat sederhana, dengan jumlah jamaah yang lebih sedikit daripada hari-hari ini," ujarnya
Secara historis, ada tujuh rute ziarah utama yang akan mendekati Mekkah dan Madinah dari empat titik mata angin.
Lima yang paling populer adalah sirkuit Irak, Suriah, Mesir, Yaman, dan Oman.
Rute Kufi-Mekkah, juga dikenal sebagai jalur Zubaydah, yang berasal dari Irak saat ini, dianggap sebagai salah satu rute ziarah dan perdagangan terpenting pada periode Islam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/konvoi-unta-jamaah-haji-tempo-dulu-ke-arab-saudi.jpg)