Jumat, 8 Mei 2026

Sepakbola Nasional

PSSI Jalin Kerjasama dengan Polri, Iwan Bule: Satgas Antimafia Bola Kembali Dilanjutkan

Satuan Tugas Anti Mafia Bola adalah satuan khusus yang diawaki oleh PSSI dan Kepolisian untuk melakukan pengawasan, pemantauan dan pencegahan.

Tayang:
Editor: Imran Thayib
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Direktur Operasional PT LIB (Liga Indonesia Baru), Sudjarno (kiri); Asops Kapolri, Irjen Imam Sugianto (tengah); dan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kanan), tengah bertemu di Kemenpora, Senayan, Jakarta 27 April 2021. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - PSSI dan Mabes Polri sepakat melaksanakan kerja sama dalam rangka penerbitan rekomendasi atau pemberian izin, bantuan pengamanan, penegakan hukum, kesehatan, dan hubungan luar negeri dalam kegiatan PSSI melalui perjanjian kerja sama.

Kerja sama itu tertuang pada Nomor :12/PSSI/VII-2021 dan Nomor : PKS/27/VII/2021 tentang Penerbitan rekomendasi dan/atau pemberian izin bantuan pengamanan, penegakan hukum, kesehatan, dan hubungan luar negeri dalam kegiataan PSSI.

Kerja sama itu ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI, Komjen Pol (Purn) Dr Drs H Mochamad Iriawan SH MM MH dengan Asisten Kapolri Bidang Operasi (Asops Kapolri), Inspektur Jenderal Polisi Drs Imam Sugianto MSi.

Menurut Iriawan, dengan kerja sama ini, PSSI merupakan satu-satunya organisasi sepak bola yang bersifat nasional.

Selain itu, PSSI berwenang untuk mengatur, mengurus serta menyelenggarakan semua kegiatan atau kompetisi sepak bola di Indonesia yang sesuai dengan FIFA, AFC, dan ASEAN Football Federation (AFF).

Sedangkan pihak kedua (Kepolisian) merupakan unsur pengawas dan pembantu pimpinan dalam bidang manajemen operasional kepolisian.

Kegiatan kepolisian terpadu dan kerja sama dengan Kementerian atau Lembaga yang berada di bawah Kapolri dan Kemenpora.

‘’Dengan kerja sama ini, PSSI dan Mabes Polri sama-sama berkomitmen untuk memajukan sepakbola. Bahkan satuan tugas anti mafia bola juga dilanjutkan. Ini menunjukkan komitmen dari PSSI dan Mabes Polri dalam memajukan sepak bola nasional agar bersih, enak ditonton, dan menjadi industri agar bisa bersaing dengan negara lain,’’ ujar Iriawan seperti dikutip dalam laman resmi PSSI, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Diincar Persija Jakarta, Zulfiandi Tetap Prioritaskan Madura United

Baca juga: Tiga Pemain Asal Aceh Resmi Dikontrak PSPS Riau, Siap Lawan Semen Padang di Partai Uji Coba

Baca juga: Uji Coba di Sumut Berakhir, Tim PON Aceh Catat Tiga Kemenangan, dan Satu Kali Kalah

Meksiko Bungkam Perancis di Laga Perdana Sepak Bola Olimpiade Tokyo

Satuan Tugas Anti Mafia Bola adalah satuan khusus yang diawaki oleh PSSI dan Kepolisian untuk melakukan pengawasan, pemantauan dan pencegahan dalam kegiatan sepak bola.

Tugas Kepolisian adalah melakukan kegiatan penyelidikan dan penyidikan yang didukung PSSI terhadap pelaku pelanggaran hukum yang dilakukan orang-orang tertentu yang terlibat dalam kegiatan pengaturan skor, suap maupun kegiatan lain yang dapat berakibat merugikan pertandingan sepak bola.

‘’Jadi jangan macam-macam sekarang. Tidak boleh lagi yang namanya pengaturan skor, suap, maupun kegiataan lain yang merugikan sepak bola itu sendiri. Ini komitmen saya sejak ditunjuk menjadi Ketua Umum PSSI pada Kongres di Jakarta pada 2019,’’ tambah Iriawan yang biasa disapa Iwan Bule ini.

Menurut Iriawan, kerja sama ini juga menyangkut soal izin penyelenggaraan.

Baik itu untuk event internasional maupun nasional. Izin akan dikeluarkan oleh Mabes Polri berdasarkan rekomendasi dari Polda setempat.

Untuk kompetisi Liga 1 dan 2 serta Elite Pro Academy (EFA) U-20 pemberian izin pokok dikeluarkan oleh Mabes Polri berdasarkan rekomendasi dari Polda/Polres/Polresta/Polrestabes setempat.

Sedangkan kompetisi dan turnamen lokal yang dikelola oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) izin dikeluarkan oleh Polda berdasarkan rekomendasi dari Polres/Polresta/Polrestabes setempat.

Adapun kompetisi dan turnamen lokal yang dikelola oleh Asosiasi Kabupaten/Kota (Askab/Askot) izin dan rekomendasi dikeluarkan oleh Polres/Polresta/Polrestabes setempat.

‘’Saya selaku Ketua Umum PSSI dan mewakili seluruh Exco PSSI mengucapkan terima kasih kepada Mabes Polri atas kerja sama ini. Saya yakin dengan kerja sama yang solid ini ke depan, sepak bola Indonesia akan semakin maju,’’ imbuh Iriawan.

Baca juga: Syed Saddiq Mantan Menteri Muda Malaysia Tersandung Kasus Korupsi, Terancam 10 Tahun Penjara

Baca juga: Bahayanya Infeksi Jamur Hitam, Bisa Menyerang Pasien Covid Baru Pulih, Sudah Menyebar di Indonesia

Baca juga: Emile Smith Rowe Resmi Perpanjang Kontrak di Arsenal, Pakai Nomor Keramat, Jadi Penerus Mesut Ozil

Baca juga: Ucapan Manis Mayangsari untuk Suami Ulang Tahun, Beda Usia 18 Tahun dengan Bambang Trihatmodjo

Tunggu Rekomendasi Baru

Operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) menunggu rekomendasi baru untuk menggelar Liga 1 dan 2 musim 2021-2022 dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 BNPB.

"Kami tinggal menunggu rekomendasi baru dari BNPB. Untuk jadwal, kami sudah menyusunnya," ujar Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita kepada Antara di Jakarta, Kamis (22/7/2021).

Pada akhir Juni 2021, Satgas Covid-19 memberikan rekomendasi untuk menunda pelaksanaan Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2021-2022 karena meningginya kasus Corona di Tanah Air, khususnya Jawa dan Bali.

Ketika itu, BNPB menyarankan agar Liga 1 dimulai paling cepat 30 Juli 2021.

Menurut Akhmad Hadian, pihaknya ingin mendapatkan rekomendasi anyar dari BNPB agar liga dapat dilaksanakan dengan baik di tengah pandemi Covid-19.

Terkait hal itu, LIB sudah memberikan proposal kepada BNPB yang berisi soal rencana-rencana dan teknis terkini Liga 1 dan 2.

"Di dalamnya ada soal protokol kesehatan yang diperketat. Selain itu, ada pula soal jadwal liga, industri sepak bola, tentang program tim nasional, hiburan rakyat dan perekonomian. Banyak orang yang menggantungkan hidup di sepak bola, terutama para pemain," kata Akhmad Hadian.

Terbaru, Liga 1 Indonesia 2021-2022 rencananya akan dimulai pada pertengahan Agustus 2021.(*)

Baca juga: VIDEO Selebgram Gebby Vesta Marah karena Dilarang Terbang, Ini Penjelasan Bandara Soekarno Hatta

Baca juga: VIDEO Hotman Paris Marah, Bareskrim Polri Selidiki soal Kartel Kremasi Jenazah Covid Bayar Rp80 Juta

Baca juga: VIDEO Sosok Herlin Kenza Selebgram Aceh Dijuluki Barbie Hijab, Punya Anak, Pernah Dikawal 9 Ajudan

Baca juga: VIDEO Heboh Penemuan Mayat Dalam Karung di Aceh Timur, Diduga Dibunuh Lalu Dibuang ke Sungai

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved