Kesehatan
Tidak Selalu Benjolan, Perubahan Tekstur Kulit Juga Jadi Tanda Kanker Payudara, Ini 8 Ciri Lainnya
Perubahan ini juga dapat menyebabkan gatal-gatal, yang sering dikaitkan dengan kanker payudara, meskipun tidak umum.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM - Kanker payudara adalah penyakit di mana sel-sel di payudara tumbuh di luar kendali.
Kanker payudara dapat dimulai di berbagai bagian payudara, lalu kemudian dapat menyebar ke luar bagian tubuh tersebut melalui pembuluh darah dan pembuluh getah bening.
Kanker payudara pada umumnya lebih banyak dialami oleh wanita, namun pria juga berpotensi mengalami masalah kesehatan ini.
Salah satu ciri-ciri kanker payudara yang paling mudah dikenali yaitu munculnya benjolan di area bagian tubuh tersebut.
Namun ternyata, gejala kanker payudara tidak selalu ditandai dengan ciri-ciri umum tersebut.
Centers fo Disease Control and Prevention (CDC) dalam sebuah artikel yang di publikasikan di laman resminya menyebutkan, ada berbagai jenis kanker payudara.
Jenis ini tergantung pada sel mana di payudara yang berubah menjadi kanker.
Baca juga: Ternyata Banyak Makan Daging Bisa Sebabkan Kanker! Simak Ulasannya
Baca juga: Ada Hubungan dengan Payudara dan Vagina, Ini 10 Alasan Mengapa Wanita Harus Konsumsi Buah Mangga
Gejala yang ditimbulkan juga berbeda pada setiap orang.
Bahkan dalam beberapa kasus, kanker payudara juga bisa tidak memperlihatkan gejala apapun.
Namun, ada beberapa tanda atau gejala umum yang berpotensi kanker payudara selain benjolan.
Mulai dari perubahan pada tekstur kulit, jerawat dan kutil yang terus muncul di bagian payudara dan tak kunjung hilang, hingga kelenjar getah bening menjadi bengkak.
Berikut adalah 8 tanda atau ciri-ciri kanker payudara yang perlu diketahui dan diamati perubahannya.
Ciri-Ciri Kanker Payudara
1. Perubahan tekstur kulit
Melansir Medical News Today, kanker payudara dapat menyebabkan perubahan dan peradangan pada sel kulit.
Ini kemudian membuat kulit mungkin akan mengalami perubahan pada teksturnya.
Contoh perubahan tekstur ini meliputi:
- kulit bersisik di sekitar puting dan areola, seolah-olah kulit terbakar sinar matahari atau sangat kering
- penebalan kulit di setiap bagian payudara
Perubahan ini juga dapat menyebabkan gatal-gatal, yang sering dikaitkan dengan kanker payudara, meskipun tidak umum.
Baca juga: Khasiat Daun Salam Bagi Kesehatan, Bisa Atasi Masalah Perut, Diabetes Hingga Kanker
Baca juga: Jarang Diketahui, Minyak Zaitun Menurut Ahli Ini Bisa Mencegah Penyakit Kanker
Perubahan kulit ini mungkin merupakan gejala dari jenis kanker payudara langka yang disebut penyakit Paget .
Oleh sebab itu, kenali perubahan yang terjadi pada payudara.
Waspadai jika kulit sebagian payudara tiba-tiba kering sampai bersisik, tidak merata, meradang, ruam kemerahan, atau muncul kerutan mirip lesung pipi.
2. Perubahan pada puting
Dilansir dari Women's Health, puting payudara bentuknya memang bisa berbeda-beda.
Tapi, patut dicurigai apabila puting berubah warna, ukuran, posisi, tekstur, atau tiba-tiba ditumbuhi rambut halus.
3. Puting mengeluarkan cairan
Ciri lain dari kanker payudara yaitu puting bisa tiba-tiba mengeluarkan cairan, padahal sedang tidak menyusui.
Cairan tersebut biasanya berwarna kemerahan, kehijauan, dan baunya tak sedap.
4. Area puting jadi sangat gatal
Ketika menggunakan bra yang tidak nyaman terkadang wanita bisa merasakan gatal pada payudaranya.
Tapi, perlu berhati-hati jika puting terus-menerus gatal disertai gejala kanker payudara lainnya.
5. Payudara bengkak dan sakit
Apabila payudara kerap bengkak dan sakit, padahal tidak mendekati jadwal haid atau sedang hamil, coba konsultasikan ke dokter.
Kondisi ini bisa jadi karena tumor di jaringan payudara.
Baca juga: Ketahuilah, Tumor Ganas Mematikan Bisa Terjadi, Ini Penyebab Kanker Hati yang Harus Diwaspadai
Baca juga: Jarang Diketahui, Ternyata Buah Sawo Bisa Mencegah Kanker hingga Sembelit, Simak Ulasannya
Melansir Medical News Today, kanker payudara dapat menyebabkan seluruh payudara atau area payudara membengkak.
Meski tidak ada benjolan yang jelas setelah pembengkakan ini, tetapi ukuran payudara mungkin akan terlihat berbeda dari biasanya.
Kulit juga mungkin terasa kencang karena pembengkakan.
Perubahan pada sel-sel kulit yang diakibatkan oleh kanker payudara juga dapat menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman di bagian tubuh ini.
Beberapa orang mungkin menggambarkan rasa sakit sebagai sensasi terbakar.
6. Payudara terlihat sangat berurat
Pembuluh darah di payudara terkadang kentara bagi wanita yang berkulit cerah, minim lemak, sedang hamil, atau punya faktor genetik.
Tapi, perlu waspada jika payudara mendadak sangat berurat dengan pembuluh darah berwarna hijau kebiruan.
7. Muncul jerawat atau kutil yang tak kunjung sembuh
Masalah kulit ini memang bisa muncul di jika bagian privat ini dalam kondisi lembap atau pori-porinya tersumbat.
Sebagian besar jerawat akan hilang dengan sendirinya seiring waktu dan kebersihan yang baik.
Namun, jerawat atau kutil yang muncul di payudara dan tak kunjung sembuh bisa jadi ciri-ciri kanker payudara.
8. Kelenjar getah bening bengkak
Terkadang, gejala kanker payudara juga tak hanya muncul di payudara.
Tapi bisa merembet ke jaringan terdekatnya seperti kelenjar getah bening di dekat dada dan ketiak yang membengkak.
Dilansir dari Medical News Today, kelenjar getah bening adalah kumpulan kecil jaringan sistem kekebalan yang menyaring cairan dan menangkap sel-sel yang berpotensi berbahaya.
Ini termasuk bakteri, virus, dan sel kanker.
Jika sel kanker meninggalkan payudara, tempat pertama yang dilaluinya adalah daerah kelenjar getah bening ketiak di sisi yang sama dengan payudara yang terkena.
Hal ini dapat menyebabkan pembengkakan di daerah ini. (Serambinews.com/Yeni Hardika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-cegah-kanker-payudara_20170916_205312.jpg)