Jumat, 24 April 2026

Berita Banda Aceh

Rumah Warga Doy Ulee Kareng, Api Diduga Berasal Dari Hubungan Arus Pendek Menjalar ke Tumpukan Buku

Amukan si jago merah yang terjadi sekitar pukul 15.40 WIB tadi sore tidak sampai menghanguskan seluruh bagian bangunan rumah M Daud.

Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
FOR SERAMBINEWS.COM
Petugas pemadam kebakaran Kota Banda Aceh sedang menyiram bagian plafon rumah warga Gampong Doy, Kecamatan Ulee Kareng, yang terbakar, Sabtu (24/7/2021) tadi sore. 

Amukan si jago merah yang terjadi sekitar pukul 15.40 WIB tadi sore tidak sampai menghanguskan seluruh bagian bangunan rumah M Daud.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kebakaran kembali terjadi di Kota Banda Aceh, Sabtu (24/7/2021) tadi sore.

Musibah kali ini menimpa M Daud Hs (70) yang dihuni bersama anggota keluarganya di Jalan Tgk Musa, Gampong Doy, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh.

Amukan si jago merah yang terjadi sekitar pukul 15.40 WIB tadi sore tidak sampai menghanguskan seluruh bagian bangunan rumah M Daud.

Tapi, masih dapat diselamatkan sebagiannya oleh petugas pemadam yang cepat bergerak ke lokasi kebakaran.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, Drs Rizha MM menyebutkan, api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik yang menjalar ke tumpukan buku bekas yang berada di samping teras belakang rumah.

Baca juga: Gajah Liar Kembali Obrak-abrik Kebun Warga Tenggulun, FKL Turunkan Tim Lacak ‘Si Kuping Besar’

Baca juga: Ingin Rekam Aksinya di Ketinggian, Wanita Influencer Tewas Terjatuh dari Crane

Namun, untuk penyebab pasti dari kebakaran tersebut tetap dalam penyelidikan pihak kepolisian, terang Rizha.

Sementara Kasi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pemadam, Yudi SH menjelaskan bahwa kebakaran tersebut pertama sekali diketahui oleh istri korban M Daud.

"Istri pak M Daud melihat asap yang masuk ke rumah. Karena melihat gelagat tak baik, sehingga memastikan dari mana asap tersebut berasal," kata Yudi.

Istri korban, kata Yudi melihat api sudah membumbung tinggi dan sedang membakar tumpukan buku yang berada di samping teras belakang rumah mereka.

Api dari tumpukan buku tersebut langsung menjalar ke kusen jendela teras kamar, sehingga istri korban pun menjadi panik dan menelepon suaminya M Daud yang tidak berada di rumah.

Baca juga: Ternyata Sabu yang Dijemput Dua Kurir di Perbatasan Tiga Negara Capai 45 Bungkus

Baca juga: Gegara Ikuti Aplikasi Penunjuk Jalan, Keluarga yang Niatnya Silaturahmi Malah Tersesat di Hutan

"Istri korban langsung berlari ke depan rumah dan meminta bantuan Pak Azhar, warga setempat yang kebetulan berdinas di Pemadam Kebakaran untuk meminta bantuan armada pemadam menuju ke lokasi," sebut Yudi.

Dari informasi kebakaran yang diterima melalui nomor telepon darurat di 0651-113, sekitar pukul 11.45 WIB petugas piket langsung melakukan persiapan dan bergerak dengan mengerahkan satu armada pemadam Pos Pango menuju ke lokasi kebakaran.

"Sekitar pukul 16.00 WIB, api mampu dipadamkan dan selanjutnya dilakukan pendinginan dan bangunan rumah masih dapat diselamatkan," sebut Yudi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved