Breaking News:

Mayat Dalam Karung Diduga Korban Kebrutalan Bekas Anak Buah

Kasus penemuan mayat dalam karung yang menghebohkan warga Aceh Tamiang dan Kota Langsa pada Selasa (20/7/2021) lalu mulai menemukan titik terang

Editor: bakri
Dok Polres Aceh Timur.
Polisi melakukan identifikasi rumah Ridhwan di Desa Sungai Pauh, Kota Langsa, yang mayatnya ditemukan dalam karung di sungai Jeungki Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur, beberapa waktu lalu. 

LANGSA - Kasus penemuan mayat dalam karung yang menghebohkan warga Aceh Tamiang dan Kota Langsa pada Selasa (20/7/2021) lalu mulai menemukan titik terang. Dalam waktu yang tak terlalu lama, satu per satu misteri mulai terkuak. Dari identitas korban hingga pelaku yang berhasil dibekuk polisi.

"Alhamdulillah, tersangka sudah berhasil kita amankan. Insya Allah, Minggu (hari ini) akan kita rilis," ujar Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro SH SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Arief Sukmo Wibowo SH SIK MH, Sabtu (24/7/2021).

Selain membenarkan informasi penangkapan pelaku, tidak ada informasi lain yang disampaikan Kasat Reskrim. Meski demikian, Serambi berhasil mendapatkan beberapa bocoran, di antaranya mengenai identitas pelaku dan lokasi penangkapan.

Informasi yang beredar, pelaku diketahui berinisial ZW alias ND (25), warga Dusun Rukun, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Tersangka di ringkus di kawasan Aceh Tamiang dan bersama pelaku turut diamankan barang bukti berupa handphone Android milik korban, mesin pres barang butut, dan lain-lain.

Penangkapan itu hanya berselang sehari sejak terungkapnya identitas mayat dalam karung pada Jumat (23/7/2021). Polisi berhasil mengidentifikasi bahwa korban bernama Ridhwan (53), warga Dusun Satria, Desa Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa.

Ridhwan ditemukan dalam kondisi yang menggenaskan. Selain dibungkus karung dan dibuang ke sungai, berdasarkan hasil autopsi, di tubuhnya juga ditemukan sejumlah luka. Mayat juga dalam keadaan terikat tali di bagian leher, tangan, serta kaki.

Polisi menduga, korban dibunuh terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam karung. Kemudian jenazah diikat lalu dimasukkan ke dalam karung selanjutnya diberi pemberat bertujuan agar korban tenggelam dan menghilangkan jejak. Korban diketahui merupakan pengusaha jual beli barang bekas atau toke butut.

Lantas apa hubungan korban dengan pelaku? Hal ini juga masih belum jelas. Tetapi informasi yang diperoleh Serambi, pelaku ZW alias ND sebelumnya pernah bekerja dengan korban atau bekas anak buah korban di usahanya jual beli barang bekas (butut).

Seperti diberitakan sebelumnya, terungkapnya identitas korban setelah polisi mendapatkan informasi dari warga, bahwa ciri-ciri di tubuh korban, mirip dengan Ridhwan yang berdomisili di Kota Langsa. Kemudian Tim Opsnal bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Aceh Timur menuju ke rumah korban untuk memastikan informasi yang diperoleh di lapangan.

Tim Opsnal Satreskrim Polres Aceh Timur berkoordinasi dengan Polsek setempat dan Unit Identifikasi Polres Langsa serta tokoh masyarakat untuk melakukan penggeledahan rumah guna memastikan korban Ridhwan. Unit Identifikasi Polres Aceh Timur bersama Unit Identifikasi Polres Langsa melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) gabungan di rumah Ridhwan.

Dari hasil olah TKP tersebut, ditemukan bercak darah pada lantai dan spring bed milik korban. Rumah korban juga dalam keadaan kosong, pintu samping tidak terkunci. Kamera CCTV rumah mati, server terbongkar, hardisk CCTV juga  hilang yang diduga dibongkar pelaku.

“Tidak ditemukannya dompet atau identitas, namun terdapat handphone merk Nokia yang diduga milik korban berada di atas meja. Selain itu, sepeda motor korban juga tidak ada. Namun ditemukan satu buah tali nilon putih, identik dengan tali yang digunakan untuk mengikat tubuh Ridhwan. Dan selanjutnya kasus ini akan ditangani oleh Satreskrim Polres Langsa, namun demikian kami dari Polres Aceh Timur tetap akan membantu penyelidikan agar pelaku terungkap," jelas Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK MH, melalui Wakapolres Kompol Chairul Ikhsan SIK, Jumat (23/7/2021).(zb)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved