Internasional
Miliarder Lebanon, Mantan PM Ditunjuk Lagi Jadi Perdana Menteri, Didukung Prancis dan AS
Presiden Lebanon, Senin (26/7/2021) menunjuk seorang pengusaha miliarder dan mantan perdana menteri sebagai Perdana Menteri Lebanon berikutnya.
Hariri ditunjuk berikutnya dan mengundurkan diri setelah 10 bulan bertugas.
Setiap pemerintahan baru menghadapi tugas monumental untuk melakukan reformasi yang sangat dibutuhkan serta melanjutkan pembicaraan dengan Dana Moneter Internasional untuk paket penyelamatan.
Komunitas internasional telah menolak untuk membantu Lebanon secara finansial sebelum reformasi luas dilaksanakan untuk memerangi korupsi dan salah urus yang meluas.
Mikati, seorang miliarder Sunni dari kota utara Tripoli, menjabat sebagai perdana menteri pada 2005 dan dari 2011 hingga 2013.
Baca juga: Dua Rumah Sakit Umum Tutup di Lebanon, Krisis Dana, Obat-obatan dan Gaji
Tetapi, mengundurkan diri pada puncak perang Suriah setelah dua tahun bertugas di pemerintahan yang didominasi oleh Hizbullah dan sekutunya.
Tetangga konflik Suriah telah meningkatkan ketegangan sektarian antara Lebanon mendukung pihak yang berlawanan dalam perang sebelah.
Mikati didukung oleh Prancis, bekas kekuatan kolonial di Lebanon, dan juga Amerika Serikat.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/presiden-lebanon-dan-calon-pm-lebanon.jpg)