Bocah Tenggelam di Pantai Bantayan
Satu Bocah Selamat Saat Tenggelam di Pantai Bantayan Masih Dirawat di RSU Cut Meutia Aceh Utara
Artinya bocah tersebut sudah lima hari mendapat perawatan di ruang anak di RSU Cut Meutia Aceh Utara.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Satu dari empat bocah yang tenggelam di Pantai Desa Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara pada Rabu (21/7/2021) sore lalu, masih dirawat di RSU Cut Meutia Aceh Utara hingga Senin (26/7/2021).
Artinya bocah tersebut sudah lima hari mendapat perawatan di ruang anak di RSU Cut Meutia Aceh Utara.
Bocah yang dirawat tersebut adalah Saifan Fahrezi (14), pelajar asal Desa Babussalam, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara.
Sedangkan dua temannya, (14), Dika Ramadhani (11), dan Yoga (15), yang juga pelajar asal Desa Babussalam, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, ditemukan dalam kondisi sudah meninggal.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak empat bocah dilaporkan tenggelam saat mandi bersama temannya di laut kawasan Desa Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara pada Rabu (21/7/2021) sore.
Kawasan Pantai Bantayan menjadi salah satu tempat wisata di Aceh Utara yang selama ini ramai dikunjungi warga pada akhir pekan dan setiap momen tertentu.
Baca juga: Empat Bocah Tenggelam Dua Meninggal, Saat Mandi di Laut Seunuddon
Baca juga: VIDEO Empat Bocah Tenggelam saat Asyik Mandi di Pantai Bantayan Seunuddon Aceh Utara
Baca juga: Dua dari 4 Bocah Tenggelam Saat Mandi di Pantai Bantayan Seunuddon, Aceh Utara Ditemukan Meninggal
Musriani (39), ibu kandung Saifan Fahrezi kepada Serambinews.com menyebutkan, anaknya tersebut memang bisa berenang, sehingga saat kejadian itu berupaya menyelamatkan diri.
“Anak saya bisa berenang. Sedangkan dua anak yang lain tak bisa berenang, sehingga anak saya bisa selamat,” ujar Musriani.
Saat ditemukan, terang Musriani, anaknya dalam kondisi pingsan sehingga kemudian dibawa ke Puskesmas Seunuddon, Aceh Utara untuk mendapat penanganan medis.
“Sampai puskesmas anak saya muntah-muntah dan kemudian baru mendingan setelah mulai sadarkan diri, baru kemudian dirujuk ke rumah sakit,” kata Musriani.
Sementara itu, Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin, MKes setelah tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD), kemudian pasien dibawa ke ruang anak untuk dirawat inap.
“Kondisi sudah lebih membaik setelah mendapat penanganan medis dibandingkan sebelumnya,” kata Jalaluddin.
Baca juga: Ini Identitas Empat Bocah Tenggelam Saat Mandi di Pantai Bantayan Seunuddon, Aceh Utara
Baca juga: BREAKING NEWS - Empat Bocah Tenggelam Saat Mandi di Pantai Bantayan Seunuddon, Aceh Utara
Baca juga: Satu Lagi Bocah Tenggelam di Pantai Aceh Jaya Belum Ditemukan, Besok Terakhir Pencarian Korban
Namun, bocah tersebut perlu mendapat perawatan lanjutan ke depannya, sampai kondisinya benar-benar sembuh.
“Diperkirakan butuh beberapa hari penanganannya,” pungkas Humas RSU Cut Meutia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bocah-selamat-dari-tenggelam-masih-dirawat-2207.jpg)