Jumat, 24 April 2026

Jurnalisme Warga

Pesona Alam Bur Godang di Pantan Cuaca

Gayo Lues (Galus) merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Aceh. Daerah yang juga dikenal dengan julukan Negeri Seribu Bukit ini

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
KHAIRATUN NISA, Mahasiswi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwa dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, melaporkan dari Gayo Lues 

OLEH KHAIRATUN NISA, Mahasiswi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwa dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, melaporkan dari Gayo Lues

Gayo Lues (Galus) merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Aceh. Daerah yang juga dikenal dengan julukan Negeri Seribu Bukit ini memiliki banyak tempat wisata yang wajib dikunjungi. Misalnya, Puncak Genting, kolam biru di Rerebe, Kedah, Uyem Beriring, Akang Siwah, Blang Sere, dan masih banyak lagi.

Salah satu destinasi wisata yang sedang viral adalah Bur Godang yang terletak di Kecamatan Pantan Cuaca, tepatnya di kawasan Dusun Godang, Galus.

Meskipun wisata ini terbilang masih baru, tapi sudah mampu memikat hati para pendatang dari luar daerah untuk mengunjungi tempat ini.

Pantan Cuaca juga merupakan daerah penghasil kopi di Kabupaten Galus. Masyarakat menjadikan tanaman kopi sebagai mata pencaharian utama, selain serai wangi dan tembakau.

Karena letaknya di ketinggian, membuat daerah ini memiliki hawa yang begitu sejuk. Hal itu juga yang membuat daerah wisata Bur Godang mampu menyajikan bentangan alam yang masih asri dan hijau.

Jika mengunjungi kawasan ini pada pagi hari, maka kita akan menyaksikan pemandangan yang masih diselimuti oleh kabut tebal yang sensasi dinginnya menusuk sampai ke tulang.

Berbeda halnya jika dikunjungi selepas waktu Asar, maka kita akan menyaksikan pemandangan matahari terbenam dengan goresan-goresan jingga di langit yang merupakan pertanda malam akan segera tiba.

Untuk menambah keindahannya, pengelola kawasan wisata ini menyediakan tempat-tempat berfoto yang instagramable yang memang sedang menjadi tren  di kalangan anak muda zaman now. Ditambah dengan tatanan berbagai jenis bunga dan juga tersedia pondok-pondok kecil untuk tempat makan dan istirahat sembari menikmati pemandangan alam yang menyejukkan mata.

Karena identik dengan hawa sejuknya, salah satu menu andalan di sini adalah segelas kopi luwak panas ditemani sebungkus kacang tanah sangrai.

Jangan khawatir, untuk memasuki tempat wisata ini pengunjung tidak dikutip bayaran (tiket), melainkan cukup membeli makanan dan minuman yang disediakan saja.

Sajian pemandangan yang begitu indah membuat kita tak pernah bosan mengunjungi tempat ini. Karena letaknya berada di daerah paling tinggi, maka seluruh bagian daerah Kecamatan Pantan Cuaca bisa dilihat dari atas sini.

Perjalanan menuju kawasan wisata Bur Godang ini memakan waktu sekitar 1 jam 30 menit dari Blangkejeren sebagai ibu kota Kabupaten Galus.

Jika berjalan dari bawah atau dari kampung-kampung di Kecamatan Pantan Cuaca, hanya butuh waktu sekitar 10-15 menit. Dengan kondisi jalan yang cukup menanjak dan berliku, butuh kehati-hatian untuk bisa mencapai puncak Bur Godang.

Sebelum destinasi wisata ini terkenal seperti sekarang, tempat ini hanya dikunjungi oleh masyarakat lokal.

Selama masa pandemi Covid-19 dan pemerintah mengharuskan pembelajaran jarak jauh, tempat ini menjadi langganan para mahasiswa untuk melakukan perkuliahan secara daring. Soalnya, berada di ketinggian, jangkauan jaringan internet (Telkomsel) sangat maksimal di kawasan Bur Godang ini.

Berbeda dengan daerah lain, Kecamatan Pantan Cuaca tidak memiliki tower jaringan selular sendiri dan selama bertahun-tahun hanya mengandalkan tower dari kecamatan lain dan akhirnya bisa merasakan jaringan internet yang stabil baru selama empat bulan terakhir ini. Setelah sebelumnya tower milik kecamatan terdekat, Rikit Gaib terbakar dan saluran komunikasi di daerah ini benar-benar terputus. Oleh karenanya, pemerintah setempat mengusulkan pembangunan tower khusus di Kecamatan Pantan Cuaca.

Setelah berjam-jam kuliah atau mengerjakan tugas, para mahasiswa biasanya duduk santai sebentar, sambil sesekali mengabadikan momen dengan berfoto dan mengunggahnya ke sosial media. Nah, dari sinilah kawasan wisata ini menjadi terkenal dan membuat penasaran banyak orang.

Ditambah lagi dengan kemampuan editor-editor andal asal daerah ini, mereka mengedit foto pemandangan yang tersedia di puncak Bur Godang seestetik mungkin dan juga membuat kompilasi video keindahan alam yang semakin menarik minat pengguna sosial media lainnya untuk mengunjungi kawasan wisata yang satu ini.

Mengingat jumlah kasus yang terkonfimasi positif Covid-19 di Kabupaten Galus terus meningkat, pemerintah akhirnya membatasi jam operasional seluruh tempat wisata. Hal ini bertujuan untuk meminimalisasi penularan atau jangkitan baru.

Menyiasati peraturan pemerintah, pengelola tempat wisata Bur Godang khususnya memberlakukan protokol kesehatan dengan  menyediakan sarana tempat mencuci tangan dan kawasan wajib masker.

Meskipun masyarakat memiliki ketakutan tersendiri ketika hendak ke luar rumah, hal ini tidak membuat kawasan wisata Bur Godang ini sepi pengunjung. Terlebih jika akhir pekan tiba, rata-rata pondok kecil di sini sudah terisi oleh rombongan keluarga atau para remaja untuk menghabiskan waktu, mengobrol santai, dan menikmati keindahan Sang Maha Pencipta. Walaupun daerah Pantan Cuaca sudah tidak “susah sinyal” lagi dan mahasiswa sudah bisa kuliah di rumah masing-masing, tapi pada kenyataannya setiap sore ada saja warga yang datang berkunjung menikmati kopi panas di sini.

Bukan hanya masyarakat sekitar atau wisatawan yang sengaja datang berkunjung, tapi karena letaknya yang berada di tepi jalan utama menuju Aceh Tengah dan Banda Aceh banyak juga warga yang singgah sebentar untuk beristirahat dan menghilangkan penat sebelum melanjutkan perjalanan.

Kalau belum terbiasa dengan cuaca dingin, bagi pengunjung yang ingin datang ke sini sepertinya wajib memakai jaket atau pakaian tebal. Karena, walaupun matahari sedang terik, hawa dingin masih bisa terasa.

Masyarakat di sini akan sangat senang dan bersikap ramah terhadap semua pengunjung dari luar daerah. Jadi, tidak perlu khawatir untuk berkunjungi ke tempat ini. Nikmati sensasinya! <180401019@student.ar-raniry.ac.id>

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved