Breaking News:

Kakek 69 Tahun Tewas Dikeroyok 3 Pemuda Mabuk, Berawal Bubarkan Pesta Miras

Haris tidak sadar bahwa korban yang dianiaya hingga tewas itu merupakan pria paruh baya karena saat itu mereka dalam keadaan mabuk saat pesta minuman

Editor: Faisal Zamzami
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro saat bertanya kepada para tersangka pengeroyokan. 

"Kalau (pesta miras) dari jam 21.00 WIB sampai 00.00 WIB saya gak tahu belinya dimana, kalau dari jam 00.00 WIB sampai jam 02.00 WIB, saya yang beli," kata Guntur.

Setelah melakukan pengeroyokan itu, mereka langsung kabur melarikan diri, namun polisi hanya butuh waktu 24 jam untuk menangkap ketiga pelaku tersebut.

Baca juga: Tujuh Cewek ABG Keroyok Satu Remaja Putri, Dipicu Rebutan Cowok, Berakhir di Kantor Polisi

Baca juga: Enam Preman Jadi Tersangka Usai Keroyok Anggota TNI AL hingga Luka Parah, Pratu MJS Diteriaki Maling

Kata polisi

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengatakan, saat di lokasi kejadian korban pengeroyokan tersebut belum meninggal dunia, tetap dinyatakan meninggal dunia saat mendapat perawatan di rumah sakit.

"Pada saat autopsi kami melihat korban mengalami luka pada bagian wajah dan bagian belakang kepala".

"Jadi, korban menghembuskan nafas terakhirnya saat berada di rumah sakit," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus pengeroyokan tersebut bermula saat sekelompok remaja yang berjumlah 16 orang ini tengah nongkrong sambil pesta minuman keras (Miras) dan mendengarkan musik di sekitar lapangan parkir Giant Kota Baru Parahyangan.

"Kemudian saat mereka pesta miras, ada seorang warga bernama pak Deddy berumur 69 tahun merasa terganggu dengan musik begitu keras yang berasal dari Lapang Parkir dari mobil yang digunakan anak-anak muda sambil pesta miras," ujar Yohannes.

Kemudian, kata Yohannes, korban mendatangi para pelaku untuk meminta agar mereka membubarkan diri dan mereka juga diminta untuk tidak menganggu ketenangan warga di sekitar pemukiman tersebut.

Namun saat didatangi korban, pelaku yang dibawah pengaruh alkohol merasa kesal dan tidak terima hingga akhirnya melakukan penganiayaan terhadap korban yang merupakan pensiuan PNS tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved