Luar Negeri
Berhasil Kembangkan Vaksin Covid-19, BioNTech Mulai Buat Vaksin Malaria
BioNTech pada Senin (26/7/2021) mengatakan akan memulai uji coba vaksin malaria tahun 2022 menggunakan teknologi mRNA.
Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
“Kami menyaksikan awal dari sebuah revolusi dalam ilmu kedokteran, revolusi RNA pembawa pesan,” kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada acara peluncuran online Senin (26/7/2021) lalu.
“Memberantas malaria sekarang menjadi tujuan yang realistis dan sekarang kita tahu bahwa hal itu dapat dicapai pada generasi ini," tambahnya.
Baca juga: Anthony Fauci Rekomendasikan Vaksinasi Masker dan Suntikan Booster, Warga AS Diminta Segera Vaksin
Saat konferensi dengan wartawan, Sahin mengatakan dia yakin upaya melawan malaria yang dilakukan BioNTech memiliki kemungkinan besar untuk berhasil.
Pertarungan melawan malaria mendapat dorongan pada bulan April ketika para peneliti dari Universitas Oxford Inggris mengumumkan bahwa kandidat vaksin Matrix-M mereka telah menjadi yang pertama yang melampaui ambang batas kemanjuran 75 persen WHO, dalam sebuah penelitian pada bayi di Burkina Faso, Afrika Barat. (Serambinews.com/Syamsul Azman)
Baca juga: BERITA POPULER - Kisah Irma Pramugari yang Tolak Cinta Soekarno hingga Biodata Lengkap Herlin Kenza
Baca juga: BERITA POPULER – Misteri Wanita Penggoda di Pidie, Pembunuhan Toke Butut, Respon Herlin Kenza
Baca juga: BERITA POPULER - Tokoh Kristen di Aceh, Puluhan Kendaraan Putar Balik hingga Info CPNS Aceh Singkil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/vaksin-pfizer-biontech-covid-19_.jpg)