Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pergantian Kapolda Aceh, GeRAK: Sederet Kasus Korupsi Menanti

pergantian Kapolda Aceh yang dilakukan oleh Kapolri dua hari lalu menjadi semangat baru dalam penegakan hukum di Aceh

Penulis: Subur Dani | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL BIN ZAIRI
Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani. 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Koordinator Gerakan Antikorupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani berharap, pergantian Kapolda Aceh yang dilakukan oleh Kapolri dua hari lalu menjadi semangat baru dalam penegakan hukum di Aceh.

"Proses pergantian Kapolda Aceh dari pak Wahyu ke Kapolda baru ada semangat baru yang dapat dijadikan landasan dalam proses dan mendorong kerja-kerja penegakan hukum yang belum tuntas dilakukan pada masa jabatan pak Wahyu," kata Askhalani kepada Serambinews.com, Jumat (30/7/2021).

Dari beberapa perkara yang menjadi catatan GeRAK di antaranya adalah penanganan kasus korupsi yang belum tuntas dilakukan.

Baca juga: Selain Pergantian Kapolda Aceh, Tujuh Kapolres Jajaran Polda Aceh juga Dimutasi, Ini Daftarnya

Ashkalani mengingatkan, sederet kasus korupsi menanti Kapolda Aceh yang Baru untuk dituntaskan.

"Bahwa, pergantian dan rotasi ini harus mampu dijadikan sebagai sumber energi baru dalam menuntaskan perkara besar di antaranya, kasus dugaan tindak pidana korupsi beasiswa yang sampai saat ini belum ditetapkan tersangka.

Padahal hasil audit BPKP sudah ditemukan adanya dugaan kerugian negara dan ini agenda 100 hari Kapolda Aceh baru untuk tuntaskan perkara untuk dilimpahkan ke pengadilan," ujarnya.

Baca juga: Datuk di Tamiang Gelapkan Dana Desa Rp 1 Miliar Lebih, Seharusnya Digunakan Untuk Ini

Selain itu, ada kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan bebek di Aceh tenggara, dan beberapa kasus lainnya yang menjadi fokus publik yang sampai saat ini belum ditingkatkan proses atas penyelidikan perkara.

Dari seluruh materi tersebut, GeRAK mendukung Kapolda baru untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja penyidik yang menangani perkara, yang sampai saat ini belum ada perkara-perkara khusus yang ditingkatkan statusnya atau pelimpahan ke pengadilan.

"Dan kita berharap dalam 100 hari awal ada gebrakan khusus yang dilakukan oleh Kapolda Aceh yang baru," harap Askhalani. (*)

Baca juga: Kapolda Terkejut, Pengusaha asal Aceh Bantu Rp 2 Triliun Untuk Penanganan Covid-19 di Sumsel

Baca juga: Ini Rincian Jumlah Pelamar PPPK dan CPNS 2021 di Nagan Raya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved