Breaking News:

Berita Internasional

Gempuran Covid-19 Terus Melonjak di Negeri Gajah Putih, Perdana Menteri Thailand Dituntut Mundur

"Pemerintah gagal memberi vaksin tepat waktu dan banyak dari kami yang belum divaksin."

Editor: Ibrahim Aji
BBCNews
Ilustrasi demonstrasi 

"Pemerintah gagal memberi vaksin tepat waktu dan banyak dari kami yang belum divaksin."

SERAMBINEWS.COM, BANGKOK - Negeri Gajah Putih Thailand diguncang aksi unjuk rasa, Minggu (1/8/2021).

Ratusan kendaraan yang terdiri dari mobil dan motor berkonvoi di jalan-jalan protokol di Bangkok, Ibu Kota Thailand.

Para pengunjuk rasa menuntuk pengunduran diri Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha.

Tuntutan pengunduran itu disuarakan, karena Chan-ocha dianggap gagal menangani wabah ketika negara itu berjuang melawan lonjakan tertinggi kasus Covid-19 selama pandemi.

"Kami nyaris tak bisa mencari nafkah sekarang, semua anggota keluarga kami terkena dampaknya," kata Chai, pengunjuk rasa berusia 47 tahun yang enggan menyebut nama lengkapnya, dari dalam mobil.

"Pemerintah gagal memberi vaksin tepat waktu dan banyak dari kami yang belum divaksin," kata dia.

Baca juga: Perenang Myanmar Korbankan Impian Olimpiade Tokyo, Memprotes Kudeta Militer

Baca juga: Mahasiswi Kejang-kejang dan Lumpuh Usai Divaksin, Begini Respon Satgas Covid-19 Aceh Barat

Baca juga: 2 Harimau Terpapar Covid-19 dan Ditangani dengan Baik, Anies Baswedan Apresiasi Tim Dokter Ragunan

"Jika kami tidak turun ke jalan menyampaikan seruan, pemerintah akan mengabaikan kami."

Protes serupa juga digelar di provinsi-provinsi lain.

Negara di Asia Tenggara itu berencana memvaksinasi 50 juta orang hingga akhir 2021.

Sejauh ini baru 5,8 persen dari 66 juta lebih penduduknya yang sudah divaksin lengkap, sementara warga yang baru menerima satu dosis mencapai 21 persen.

Pada Minggu ini, Thailand melaporkan 18.027 kasus baru dan 133 kematian akibat Covid-19, sehingga totalnya menjadi 615.314 kasus dan 4.990 kematian.(*)

Baca juga: Selama Pandemi Covid-19, Penggemar Drama Korea Meningkat, Isi Waktu Luang di Rumah Saja 

Baca juga: Miris! Pengantin Wanita Tiba-tiba Pingsan Saat Dirias Lalu Meninggal di Hari Pernikahannya

Artikel ini sudah tayang di Antaranews.com dengan judul "PM Thailand dituntut mundur saat Covid-19 melonjak"

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved