Breaking News:

Vandalisme Masjid

Pelaku Vandalisme Masjid Bersejarah di Aceh Tamiang Diserahkan Keluarga ke Polisi

Sejak kasus ini mencuat, pelaku langsung menghilang dari rumah. Kami mencoba membangun komunikasi dengan keluarga dan ternyata keluarga juga cukup koo

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Dok Warga
Terduga vandalisme saat diamankan di Mapolsek Karangbaru, Senin (2/8/2021) 

Laporan Rahmad WIguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Polsek Karangbaru mengamankan seorang pria terduga pelaku vandalisme berupa mencoret kalimat hinaan di Masid Besar Al-Huda, Karangbaru, Aceh Tamiang.

Pelaku berhasil diamankan setelah diantar sendiri oleh pihak keluarga ke Polsek Karangbaru pada Minggu (1/8/2021) sekira pukul 23.00 WIB.

Kapolsek Karangbaru AKP Yozana Fajri menjelaskan sejak awal pihaknya menangani kasus ini secara persuasif dengan membangun komunikasi dengan keluarga pelaku.

“Sejak kasus ini mencuat, pelaku langsung menghilang dari rumah. Kami mencoba membangun komunikasi dengan keluarga dan ternyata keluarga juga cukup koorperatif,” kata Yozana, Senin (2/8/2021).

Pelaku Vandalisme Masjid Bersejarah di Aceh Tamiang Terdeteksi, Terekam dalam CCTV

Pihak keluarga pun secara inisiatif langsung menyerahkan pelaku ketika pulang ke rumah pada Minggu (2/8/2021) malam.

Yozana menambahkan rencananya pelaku akan dipertemukan dengan jamaah dan pengurus Masjid Besar Al-Huda, sore nanti.

“Pengurus masjid ingin dipertemukan dengan pelaku, nanti sore kita akomodir karena saat ini saya sedang rapat di Polres,” kata Yozana didampingi Kanit Reskrim Aipda Tri Budi Maulana.

Kalimat hinaan yang ditulis di sejumlah dinding masjid menggunakan spidol ini pertama kali diketahui saat jamaah akan melaksanakan shalat subuh, Rabu (28/7/2021).

Berkunjung ke Masjid Al-Huda, Anggota DPRA Dukung Proses Hukum Terhadap Pelaku Vandalisme

Mujahid, seorang pengurus Masjid Besar Al Huda mengatakan tulisan ini cukup mengganggu karena berada di titik yang dilalui jamaah.

“Rata-rata di dekat tempat wudhu, jadi setiap jamaah yang akan ambil wudhu pasti membacanya,” kata Mujahid.

Sejak awal kecurigaan siapa pelaku sudah mengarah kepada seseorang. Kecurigaan ini didasari rekaman CCTV yang menampilkan sosok pria yang datang ke masjid pada Rabu (28/7/2021) dini hari.

“Jam satu malam kurang ada yang terekam masuk ke masjid, kecurigaan mengarah ke dia,” sambungnya.

Namun rekaman CCTV berdurasi 23 detik itu hanya menampilkan sosok seorang pria yang masuk ke masjid melalui pintu gerbang utama. Kamera CCTV yang terpasang pada empat titik tidak menjangkau aktivitas pria tersebut ketika bergerak ke arah kanan masjid.

“Semua tulisan ada di sebelah kanan masjid, dan dari empat CCTV yang kami periksa, malam itu cuma dia yang datang ke masjid,” ungkapnya.

Diketahui, Masjid Besar Al Huda merupakan salah satu masjid bersejarah di Aceh Tamiang. Jejak sejarah ini tertulis di salah satu bagian dalam yang menjelaskan masjid tersebut didirikan oleh Radja Karang IX Tuanku Radja Silang tahun 1924 dan direnovasi oleh Radja Karang X pada 1936.(*)

Baca juga: Gara-gara Melamun, Aura Kasih tak Sadar Sodorkan Makanan Kucing ke Mulut Anaknya

Baca juga: Aziz Yanuar Ungkap Kondisi Terkini Munarman di Rutan Polda Metro Jaya

Baca juga: Sangat Mendesak, Aminullah Minta Menteri PUPR Bangun Bendungan Karet Baru di Lambaro

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved