Berita Pidie
Warga Miliki Penyakit Komorbid Mudah Terserang Covid-19, di Pidie Tinggi Penderita
jika penderita komorbid terpapar Corona, maka bisa memperburuk kondisi penyakit yang menggerogoti si penderita
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Warga yang digerogoti penyakit komorbid atau penyakit penyertaan mudah terserang Covid-19.
Di Pidie penyakit komorbid tinggi, hingga penderita meninggal dunia.
Untuk itu, penderita komorbid harus betul-betul menjaga diri di tengah penyebaran virus Corona.
Sebab, jika penderita komorbid terpapar Corona, maka bisa memperburuk kondisi penyakit yang menggerogoti si penderita.
Baca juga: Viral Petani Bener Meriah Buang Tomat Akibat Harga Anjlok dan Permintaan Kurang
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pidie, dr Arika Husnayanti Aboebakar SpOG (K) kepada Serambinews.com, Senin (2/8/2021) mengatakan, warga yang memiliki penyakit komorbid seperti stroke, diabetes dan hipertensi atau darah tinggi mudah tertular Covid-19.
Bahkan, kata Ketua IDI Pidie, jika warga yang memiliki penyakit komorbid, maka kondisinya bisa diperburuk jika tertular Covid-19.
"Lebih-lebih warga yang digerogoti stroke, hipertensi dan diabetes tidak melakukan vaksin sehingga mudah tertular Covid-19," sebut Dokter Arika.
Baca juga: Uang Rp 2 Triliun Tak Ada, Ini Awal Kecurigaan dan Begini Kondisi Rumah Anak Akidi Tio di Sumsel
Menurutnya, sesuai data bahwa jumlah warga yang menderita stroke, hipertensi dan diabetes tinggi di Pidie.
Ia menambahkan, warga Pidie yang positif Covid-19, terhitung tahun 2020 hingga tanggal 30 Juli 2021 mencapai 13.096 orang.
Tercatat 16 kasus Covid-19 di Pidie pada, Jumat (30/7/2021).
Baca juga: Tiga Warga Aceh Utara Meninggal dalam Ruang Isolasi di RSU Cut Meutia
Sementara data kasus Covid-19 pada, Sabtu (31/7/2021) hingga Senin (2/8/2021) belum didata jumlah warga terinfeksi Covid-19.
" Jumlah warga terinfaksi Covid-19, biasanya keluar pada malam hari," jelasnya.
Menurutnya, jumlah warga terinfeksi Covid-19 di Pidie tidak tentu penambahannya.
" Terkadang bertambah dan terkadang berkurang terinfeksi Covid-19," jelasnya. (*)
Baca juga: Muskab PMI Bireuen Berlangsung Besok, Edi Obama Diperkirakan Menjabat Kembali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-pidie-arika-husnayanti-aboebakar_2-agustus-2021.jpg)