Breaking News:

Tak Mau Lepaskan dan Bagikan Beras ke Warga Kelaparan, Kim Jong Un Hukum Mati Seorang Pejabat Tinggi

Mayor jenderal yang mengurusi bidang logistik di Kamp Pelatihan 815 disidang dan ditembak mati pada 18 Juli.

Editor: Amirullah
KCNA
Pemimpin Korut Kim Jong Un terlihat lebih kurus. 

SERAMBINEWS.COM - Seorang pejabat tingga di Korea Utara kembali dijatuhi hukuman mati oleh Kim Jong Un.

Berdasarkan sumber internal kepada Daily HK, pejabat tersebut adalah mayor jenderal yang mengurusi bidang logistik di Kamp Pelatihan 815 disidang dan ditembak mati pada 18 Juli.

Hukuman tersebut dijatuhkan lantaran sang pejabat diketahui telah mengritik kebijakan pemerintah.

Pejabat itu dibunuh lantaran kedapatan mencemooh perintah khusus Kim.

Kim diketahui menginstruksikan agar gudang militer melepas beras untuk dibagikan ke masyarakat yang kelaparan.

Namun perintah tersebut dianggap tidak realistis.

Perwira tinggi yang tidak disebutkan identitasnya tersebut mengatakan, krisis yang dihadapi militer jauh lebih berat.

Baca juga: Adik Kim Jong Un Warning Pemimpin Korea Selatan Agar Tidak Latihan Militer Dengan AS

Baca juga: Korea Utara akan Awasi Latihan Militer Korea Selatan Dengan AS, Adik Kim Jong Un Peringatkan Seoul

"Jika mereka terus menekan kita seperti ini, dari mana kita bisa memproduksi beras? Dari pasir di tepi sungai?" ujarnya.

Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un menyebut Amerika Serikat tetap sebagai musuh terbesar negaranya meski Joe Biden terpilih sebagai presiden AS.
Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un menyebut Amerika Serikat tetap sebagai musuh terbesar negaranya meski Joe Biden terpilih sebagai presiden AS. (KCNA)

Lantaran pembangkangan tersebut, Kim Jong Un menjatuhkan hukuman mati kepada sang jenderal.

Pengumumannya pun disampaikan ke masyarakat.

Halaman
123
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved