Breaking News:

Berita Pidie

Tak Terima Dimarahi, Remaja 17 Tahun Asal Sumut Nekat Bacok Tauke Salak di Pasar Beureunuen

Belakangan diketahui, remaja RY berasal dari Desa Partihaman Saroha, Kecamatan Hutaimbaru Kota  Padang Sidimpuan, Sumatera Utara (Sumut).

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Imran Thayib
tribunjatim
Ilustrasi pembacokan 

Ternyata, saat itu, kantong plastik untuk membungkus buah salak sudah habis.

Sehingga, Maralelo menyuruh pelaku RY untuk membeli kantong plastik, yang letaknya tidak jauh dari korban menjual buah salak.

Kata AKP Ferdian, usai membeli kantong plastik, remaja RY langsung kembali ke lapak jualan.

Saat RY hampir mendekati dengan tempat jualan salak, Maralelo berteriak memanggil RY agar mempercepat langkahnya.

Tapi, remaja RY justru santai saja mengayunkan langkanya. 

Saat tiba di lapak jualan, RY langsung menyerahkan satu kantong plastik kepada Maralelo.

Usai kantong plasti dibuka oleh Maralelo, maka korban melemparkan ke wajah pelaku RY.

Ternyata, aksi yang dilakukan Maralelo terjadi di hadapan para pembeli.

Maralelo diduga sempat marah sembari mengeluarkan kata-kata kasar dalam Bahasa Batak.

Baca juga: Iran Catat Rekor Baru, Kasus Virus Corona Sehari 37.189 Orang, Lockdown Segera Dipertimbangkan

Baca juga: Diduga Sengaja Dibakar, 10 Hektare Hutan di Bener Meriah Dilalap Si Jago Merah

Baca juga: Cara Menghadapi Perselingkuhan Pasangan, Tak Perlu Emosi, Kumpulkan Bukti Hingga Ambil Keputusan

Baca juga: Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 Hijriah Jatuh Selasa Depan, Ini Amalan Dianjurkan di Bulan Muharram

Akibatnya, remaja RY tersinggung dan malu karena dimarahi di depan pembeli.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved