Breaking News:

Berita Bireuen

Tim Penertiban Bireuen Kembali Bongkar Pembatas Terali Besi di Pertokoan

Penertiban kali ini khusus membongkar pembatas di pertokoan ruas jalan Banda Aceh – Medan kawasan Desa Geulanggang Teungoh, Cureh, Kota Juang Bireuen

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Tim gabungan Bireuen mulai dari Satpol PP dan lainnya, Selasa (3/8/2021) melakukan penertiban dan membongkar terali besi di pertokoan di samping ruas jalan nasional Banda Aceh – Medan, kawasan Desa Geulanggang Teungoh, Kota Juang Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Tim penertiban Bireuen terdiri dari anggota Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Penanaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bireuen, Dinas Perhubungan, Kodim 0111/Bireuen dan Polsek Kota Juang, Selasa (3/8/2021)  kembali melakukan penertiban di Bireuen.

Penertiban kali ini khusus membongkar pembatas di pertokoan ruas jalan Banda Aceh – Medan kawasan Desa Geulanggang Teungoh, Cureh, Kota Juang Bireuen.

Tim membongkar sejumlah terali besi yang dipasang di depan tempat usaha mereka.

Amatan Serambinews.com, tim penertiban menggunakan dua mobil satu mobil Satpol PP dan satu mobil armada kebersihan Bireuen.

Baca juga: Warga Bireuen Serahkan Owa Siamang Secara Sukarela ke BKSDA

Anggota Satpol bersama lainnya turun dari mobil menyasar terali besi yang dipasang di depan toko mereka, terali besi dibongkar satu persatu kemudian dinaikkan dalam truk.

Para pedagang tidak berkomentar banyak terhadap kebijakan tersebut bahkan ada pedagang yang membongkar sendiri pembatas yang tidak sesuai.

Saat pembongkaran tersebut anggota Satpol menggunakan linggis dan mesin gerenda pemotong besi.

Baca juga: BREAKING NEWS - Seorang Nenek Digorok di Aceh Barat, 8 Mayam Emas Raib

Kasatpol PP dan WH Bireuen, Chairullah Abed SE yang didampingi Kabid Trantib, Fakhruddin Se mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat kepada para pedagang sejak beberapa hari lalu meminta pembatas yang tidak sesuai dengan perizinan harap dibongkar dan tim penertiban akan turun menertibkan.

Terali besi yang dibongkar adalah yang dipasang di tempat tidak dibenarkan, Intinya kata Fakhruddin penertiban dilakukan menindaklanjuti perintah bupati.

Kemudian harus disesuaikan dengan izin bangunan dan tidak boleh ada bangunan tambahan menyalahi izin
bangunan atau tidak boleh ada penambahan bangunan.(*)

Baca juga: Kapolda Aceh Pimpin Sertijab Sejumlah Kapolres, Ini Nama-namanya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved