Selasa, 5 Mei 2026

Internasional

Presiden Tunisia Tegaskan Tidak Ada Jalan Mundur, Oposisi Sebut Kudeta

Presiden Tunisia Kais Saied mengatakan tidak ada jalan mundur dari keputusannya untuk membekukan parlemen dan mengambil alih kekuasaan eksekutif.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Presiden Tunisia temui pendukungnya di Tunis, Kamis (5/8/2021). 

SERAMBINEWS.COM, TUNIS - Presiden Tunisia Kais Saied mengatakan tidak ada jalan mundur dari keputusannya untuk membekukan parlemen dan mengambil alih kekuasaan eksekutif.

Gerakan itu dicap oleh oposisi atau lawan-lawannya sebagai kudeta.

Berbicara dalam sebuah video yang diterbitkan oleh kantornya, Saied juga menolak seruan untuk pembicaraan mengenai krisis tersebut.

Dia mengatakan tidak ada dialog kecuali dengan yang jujur dan tidak ada dialog yang mungkin dilakukan dengan sel kanker.

Partai terbesar di parlemen, Ennahda Islamis moderat, yang telah menjadi penentang paling vokal dari gerakan Saied, telah menyerukan dialog dalam sebuah pernyataan sebelumnya pada Kamis (5/8/2021).

Baca juga: Tunisia Hadapi Lonjakan Kasus Virus Corona, Stok Oksigen Semakin Menipis

Sekitar 11 hari setelah intervensinya, Saied belum menunjuk perdana menteri baru.

Atau mengumumkan langkah apa pun untuk mengakhiri keadaan darurat atau menyatakan niat jangka panjangnya.

Sekutu yang kuat, Amerika Serikat dan Prancis, telah memintanya untuk segera menunjuk pemerintahan baru.

Amerika Serikat sedang mempersiapkan peta jalan untuk mengakhiri krisis yang dikatakan akan disampaikan kepada Saied.

Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS Bob Menendez dan anggota Jim Risch mengatakan sangat prihatin dengan situasi tersebut.

Baca juga: Presiden Tunisia Tegaskan Akan Memerangi Migran Ilegal Masuk Negaranya

“Presiden Saied harus berkomitmen kembali pada prinsip-prinsip demokrasi yang menopang hubungan AS-Tunisia, dan militer harus mengamati perannya dalam demokrasi konstitusional,” kata mereka.

Perdana Menteri Hichem Mechichi yang digulingkan muncul di depan umum untuk pertama kalinya pada Kamis (5/8/2021) sejak dia diberhentikan.

Dia ditunjukkan dalam gambar-gambar yang diterbitkan oleh pengawas anti-korupsi yang katanya diambil dari bekas kantornya.(*)

Baca juga: Tunisia Memanas, Presiden Pecat Perdana Menteri dan Bekukan Parlemen, Dituding Kudeta, Militer Siaga

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved