Breaking News:

Banntuan Korban Konflik

TP PKK Aceh Salurkan Bantuan Bagi 60 Korban Konflik Aceh di Pijay

Menurut Dyah Erti, dengan kegiatan saling berbagi atau berempati seperti ini dapat membantu para korban konflik mengurangi rasa trauma akibat konflik

Penulis: Idris Ismail | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua TP PKK Aceh, Dyah Erti Idawati ST MT (dua kanan) menyerahkan bantuan dana bagi korban konflik dengan sumber dana dari Baitul Mal Aceh kepada salah satu dari 60 penerima, Kamis (5/8/2021) petang di Aula Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya. 

Laporan Idris Iamail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Aceh, Dyah Erti Idawati ST MT bersama rombongan Baitul Mal Aceh (BMA), Kamis (5/8/2021) menyalurkan bantuan bagi 60 korban konflik dari tiga Kabupaten Pidie Jaya, Pidie, dan Aceh Besar di Aula Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya (Pijay).

"Dana yang bersumber dari BMA yang disalurkan ini berjumlah Rp 180 juta diberikan kepada 60 korban konflik asal Pijay ini dan masing-masing korban konflik ini menerima Rp 3 juta," sebut Dyah Erti Idawati kepada Serambinews.com usai menyerahkan bantuan.

KKR Aceh Bangun Prasasti untuk 12 Korban Konflik di Kompleks Masjid Hudaibiyah

Bantuan ini dilakukan BMA lewat kerja sama dengan pihak Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh.

Bantuan ini dinilai sangat membantu para korban konflik terutama di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Menurut Dyah Erti, dengan kegiatan saling berbagi atau berempati seperti ini dapat membantu para korban konflik mengurangi rasa trauma akibat konflik masa lalu.

"Dengan mensejahterlaan korban konflik, saya yakin langkah ini sangat tepat,"jelasnya.

Pimpinan Baitul Mal Aceh yang diwakili Anggota Badan Mukhlis Sya’ya secara terpisah kepada Serambinews.com mengatakan 60 mustahik yang dibantu tersebut berasal dari tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Pidie Jaya, Pidie, dan Aceh Besar.

Para korban konflik tersebut telah diverifikasi oleh KKR sesuai kriteria penerima zakat.

Sebanyak 2000 Mahasiswa UNIKI Korban Konflik, Anak Yatim dan Fakir Miskin Dibantu Biaya Pendidikan

“BMA sama sekali tidak melihat latar belakang calon penerima bantuan, jadi tidak benar kalau BMA tidak membantu para korban konflik Aceh, selama mereka memenuhi syarat dan kriteria mustahik yang ada pada BMA maka akan kita usahakan untuk dibantu,” ujarnya.

Dia menambahkan sebelumnya pihak BMA menerima 63 nama korban konflik yang dikirim, namun setelah di lakukan verifikasi, ternyata tiga di antaranya telah pernah menerima bantuan baik dari Badan Reintergrasi dan santunan.

“Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp180 juta, masing-masing mendapatkan Rp 3 juta dan bantuan tersebut telah ditrasnfer ke rekening masing-masing mustahik,” ungkapnya didampingi Wakil ketua KKR Aceh Evi Narti Zein.(*)

Baca juga: Tips Mudah Menurunkan Berat Badan, dr Zaidul Akbar Sarankan Rutin Minum Teh Jati Cina, Ini Resepnya

Baca juga: Prediksi Cuaca Sebagian Aceh Tiga Hari ke Depan, Hujan Ringan hingga Berawan

Baca juga: VIDEO - Curhat Wali Murid untuk Guru yang Ngasih Tugas tanpa Tutorial

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved