Senin, 13 April 2026

Nelayan Hilang

Tim SAR Minta Maaf, Pencarian Dua Nelayan Hilang di Aceh Singkil tak Berhasil, Operasi Dihentikan

Sesuai dengan SOP pencarian dan pertolongan jika sampai H 7 korban belum ditemukan tetapi tidak ada tanda-tanda pendukung tambahan maka operasi dapat

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/dok Yudistira
Tim SAR Nias menggunakan searaider turut membantu mencari nelayan asal Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil, yang hilang, Kamis (5/8/2021). 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Sekretaris Satgas Search and Rescue (SAR) Kepulauan Banyak mengatakan pencarian dua nelayan Aceh Singkil yang dilaporkan hilang sejak 30 Juli lalu dihentikan setelah tidak ada perkembangan.

Dua nelayan asal Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil yang hilang tersebut yaitu Zakaria (68) dan Syafrizal (39).

"Sesuai dengan SOP pencarian dan pertolongan jika sampai H 7 korban belum ditemukan tetapi tidak ada tanda-tanda pendukung tambahan maka operasi dapat dihentikan," kata Sekretaris Satgas Search and Rescue (SAR) Kepulauan Banyak, Yudistira, Minggu (8/8/2021).

Menurut Yudis, walau belum sempurna, semua daya dan u

Sudah Empat Hari Nelayan Hilang di Laut Aceh Singkil Belum Ditemukan, Arah Pencarian Dialihkan

paya telah dilakukan maksimal dalam melakukan pencarian.

"Atas nama satgas SAR Kepulauan Banyak dan tim SAR gabungan kami memohon maaf kepada pihak keluarga korban dan semua pihak yang terkait," tukasnya.

Kendati telah dihentikan pihaknya tetap memantau jika kemudian ada tanda atau perkembangan lebih lanjut.

Pada bagian lain Yudistira, menginformasikan adanya penemuan di laut dekat Pulau Pini mengarah ke Mentawai, Sumatera Barat.

Terkait informasi itu pihaknya sedang menunggu informasi identitas temuan mayat dari SAR Padang, sebagai pemilik wilayah.

"Kami masih nunggu pantulan informasi dari kantor SAR Padang. Karena sudah beda wilayah jadi operasinya dihandel sama kantor SAR Padang," jelasnya.

Cuaca Cerah Pencarian Nelayan Hilang di Aceh Singkil Hari Ketiga Diperluas

Sebagaimana diberitakan sebelumnya dua nelayan asal Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil, hilang kontak sejak pergi melaut, Jumat (30/7/2021) lalu.

Kedua nelayan tersebut Zakaria (68) dan Syafrizal (39). Mereka berangakat melaut menggunkan perahu kayu.

Belum pulangnya dua nelayan membuat cemas keluarga. Sebab, saat malam kejadian turun badai berupa hujan disertai angin yang memicu terjadinya gelombang tinggi.

Biasanya nelayan pergi melelaut sore lantas pulang malam. Namun hingga siang belum juga pulang.

Kecemasan kian bertambah, lantaran diketahui hanya sedikit membawa perbekalan makan.

Nahasnya lagi Zakaria dan Syafrizal tidak membawa telpon seluler. Sehingga keberadaanya sulit terlacak.

Sejak saat itulah pencarian terus dilakukan namun belum berbuah hasil.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved