Kamis, 30 April 2026

Berita Pidie Jaya

Begini Sikap BNPB Usai Cek Kondisi DAS Krueng Meureudu dan Beuracan, Akan Duduk dengan Kemenkeu

Penanganan berupa normalisasi kedua DAS di Pijay tersebut, urai dia, mencakup pembangunan penguatan tebing sungai dan jembatan. 

Tayang:
Penulis: Idris Ismail | Editor: Saifullah
Dok Humaspro Pijay
Kasubdit Inventarisasi dan Analisis Kebutuhan BNPB, Syavera, ST, MT (tengah), bersama Bupati Pijay, H Aiyub bin Abbas (dua kanan), dan Sekda Ir Jailani Beuramat (kanan), serta Plt Kepala PU, Bahrom Bhakti, ST, MT dan Kepala BPBD, Okta Handipa, ST, MArc (kiri), meninjau secara langsung DAS Krueng Meureudu, Kamis (12/8/2021). 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya 

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU – Kasubdit Inventarisasi dan Analisis Kebutuhan BNPB, Syavera, ST, MT kepada Serambinews.com, Kamis (12/8/2021), mengatakan, dari seluruh kajian yang dijadikan dalam usulan oleh Pemkab Pijay melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) nantinya dapat tertuang dalam berita acara ke BNPB serta menjadi rekomendasi. 

"Hasil verifikasi lapangan tersebut, BNPB akan duduk bersama Kemenkeu RI untuk membahas peruntukan alokasi anggaran untuk pembangunan kedua DAS, baik Krueng Meureudu maupun Krueng Beuracan," jelas Syavera usai meninjau DAS Krueng Meureudu dan Beuracan bersama Bupati Pidie Jaya, H Aiyub bin Abbas, Kamis (12/8/2021).

Penanganan berupa normalisasi kedua DAS di Pijay tersebut, urai dia, mencakup pembangunan penguatan tebing sungai dan jembatan. 

Seperti halnya jembatan Gampong Teupin Peuraho, Meureudu, penguat tebing Gampong Rambong Krueng Beracan, penguat tebing Krueng Beuracan, penguat tebing Gampong Blang Lubok, penguat tebing Krueng Meureudu Manyang Cut dan Jembatan Pante Geulima Dayah Husen.

"Semua item ini nantinya dapat dimasukkan dalam berita acara usulan prioritas," ungkapnya. 

Seperti diketahui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara langsung melakukan verifikasi lapangan terhadap dua Daerah Aliran Sungai (DAS) yakni Krueng Meureudu dan Krueng Beuracan, Pidie Jaya (Pijay), Kamis (12/8/2021). 

Baca juga: Empat Gampong di Meureudu Terendam Banjir Akibat Luapan Air Krueng Beuracan

Baca juga: Anggota DPRA Pantau DAS Krueng Meureudu. Sempat Kaget dan Prihatin, Ini Harapannya

Baca juga: BNPB Bantu Dapur Umum untuk Banda Aceh, Siap Digunakan Saat Terjadi Bencana

Peninjauan secara langsung itu dihadiri oleh Kasubdit Inventarisasi dan Analisis BNPB Pusat, Syavera, ST, MT serta Bupati Pijay, H Aiyub bin Abbas, Sekda Ir Jailani Beuramat, dan Ketua DPRK A Kadir Jailani.

"Selama puluhan tahun terakhir, kondisi dua DAS, yaitu Krueng Meureudu dan Beuracan sangat memprihatinkan karena kerap memberikan dampak bencana banjir dan luapan di kala hujan deras serta akibat air pasang purnama bagi masyarakat disepanjang DAS tersebut," sebut H Aiyub Bin Abbas kepada Serambinews.com, Kamis (12/8/2021), didampingi Sekda  Ir Jailani Beuramat serta Kabag Humas, Fakhri Abdul Muthaleb, SH.

Menurut orang nomor satu di Pijay itu, dengan adanya langkah penanganan kedua sungai terbesar di Pijay maka dengan sendirinya dapat mengurangi resiko bencana yang kerap dialami oleh masyarakat.

“Jadi dengan adanya peninjauan atau verifikasi secara langsung ke lokasi secara ril, maka prosesi para verifikasi ini menjadi bahan pertimbangan utama untuk dijadikan acuan registrasi pengusulan normalisasi penanganan bagi kedua sungai tersebut,” paparnya.

"Termasuk nantinya penanganan beberapa akses mobilitas penduduk berupa jembatan di kedua sungai itu menjadi bahan utama agar dalam pertimbangan untuk dijadikan usulan yang sangat mendesak," terang Bupati.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved