Breaking News:

Lawan Covid19

Agar Program PJJ Maksimal, IGI Minta Pemerintah Petakan Daerah yang Sulit Menjangkau Internet

Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Danang Hidayatullah meminta pemerintah memetakan daerah yang masih sulit menjangkau akses internet.

Editor: Amirullah
internet 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Ikatan Guru Indonesia (IGI) meminta pemerintah memetakan daerah yang masih sulit menjangkau akses internet

Hal itu disampaikannya seiring dengan rencana pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) untuk melanjutkan bantuan kuota internet untuk siswa dan guru.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua IGI Danang Hidayatullah

"Bahwa program bantuan kuota internet ini diperuntukkan untuk siswa dan guru di seluruh Indonesia, maka diharapkan pemerintah bisa memetakan daftar wilayah yang masih memiliki kesulitan dalam jangkauan akses internet agar ditingkatkan infrastrukturnya. Agar program PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh, red) ini bisa berjalan maksimal dan dimanfaatkan baik oleh seluruh siswa dan guru," inbuh Danang.

Dalam program lanjutan bantuan kuota internet ini, pemerintah juga telah meminta bantuan provider dalam hal penguatan kualitas layanan.

Baca juga: Amalan Menghapus Dosa, Seperti Dalam Kisah Asiyah Istri Firaun yang Bertaubat

Baca juga: Mantap! Menikah 19 Agustus, Rizky Billar dan Lesti Kejora Gelar Pengajian hingga Prosesi Adat

Tangkapan Layar Acara Diskusi Forum Merdeka Barat 9 dengan tema Perkembangan Bantuan Kuota Belajar
Tangkapan Layar Acara Diskusi Forum Merdeka Barat 9 dengan tema Perkembangan Bantuan Kuota Belajar (YouTube FMB9ID)

Akselerasi dan penguatan sinyal juga dilakukan pemerintah, berdasarkan peta koneksi yang ada.

Sedangkan bagi peserta didik, guru atau sekolah yang memiliki kendala sarana teknologi, pemerintah tengah menyiapkan program bantuan laptop kepada sekolah serta pengadaan perangkat penunjang materi PIK (Pengantar Instalasi Komputer).

Pemerintah juga mendorong kolaborasi masyarakat, serta alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebagai bagian solusi masalah tersebut.

Bantuan kuota data internet tersebut akan disalurkan pada tanggal 11-15 September, 11-15 Oktober, dan 11-15 November 2021, dan berlaku selama 30 hari sejak diterima.

"Mulai bulan depan, pemerintah akan melanjutkan proses distribusi tambahan bantuan kuota data internet senilai Rp2,3 triliun bagi 26,8 juta siswa, mahasiswa, guru, dan dosen" kata PLT Kapusdatin Kemendikbud Ristek, M. Hasan Chabibie saat diskusi FMB9 ID, Kamis (12/8/2021).

Hasan menambahkan, terdapat pembaruan data penerima bantuan kuota internet bagi siswa PAUD, SD-SMP-SMA, dan Mahasiswa hingga Dosen.

Untuk itu, Hasan mengimbau agar masing-masing sekolah untuk memperbarui data penerima melalui Surat Pernyataan Tanggungjawab Mutlak (SPTJM ) di laman kuota-belajar.kemendikbud.go.id.

"Karena dipastikan ada pembaruan data terkait jumlah penerima bantuan kuota. Satuan pendidikan bisa mengunduh SPTJM di laman Kemendikbud untuk mengupdate jumlah penerima kuota tersebut," jelas Hasan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul IGI Minta Pemerintah Petakan Daerah yang Masih Sulit Menjangkau Akses Internet

Baca juga: Amalan Menghapus Dosa, Seperti Dalam Kisah Asiyah Istri Firaun yang Bertaubat

Baca juga: Sering Dengan Perkataan Dosa? Apa Sebenarnya Dosa dan Berapa Tingkatan Dosa? Simak Ulasannya

Baca juga: Ini Prediksi Cuaca di Sebagian Kawasan Aceh Hingga Tiga Hari ke Depan

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved