Gubernur Terima Kunjungan Ketua Umum PB Al Washliyah
Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, menerima menerima kunjungan silaturahmi Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Al Jam'iyatul Wasliyah, Masyhuril Khamis
BANDA ACEH - Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, menerima menerima kunjungan silaturahmi Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Al Jam'iyatul Wasliyah, Masyhuril Khamis. di rumah dinas Wagub Aceh, kawasan Blangpadang, Banda Aceh, pada Jumat (13/8/2021). Dalam kunjungan itu, Masyhuril didampingi sejumlah pengurus pusat dan pengurus wilayah Aceh,
Dalam pertemuan itu, Gubernur berharap kehadiran organisasi Al Washliyah di Aceh dapat memperkuat generasi muda Serambi Mekkah dengan akhlakul karimah. Nova ingin generasi Aceh bebas dari sifat yang tidak terpuji seperti menyebarkan hoaks hingga penyalahgunaan narkoba. "Persoalan ini perlu dibahas Al Washliyah secara saintifik untuk menemukan metode agar hal-hal yang tidak benar itu dapat dihilangkan," ungkapnya.
Gubernur menjelaskan, kini media sosial (medsos) menjadi ruang baru bagi generasi di Aceh dalam berkomunikasi. Namun sayang, sebagian di antaranya menyalahgunakan manfaat dari ruang tersebut. Sebab, tidak sedikit hoaks dan ujaran kebencian yang berujung fitnah bertebaran di media sosial. "Pendidikan insani perlu kita perhatikan sekarang, apalagi di ruang publik seperti medsos," kata Nova.
Lebih lanjut ia menyampaikan, gadget dan penyalahgunaan narkoba menjadi dua hal yang merusak generasi muda Aceh saat ini. Gubernur khawatir, saat hadirnya bonus demografi nanti, banyak dari generasi muda tidak memiliki kapasitas diri yang baik karena telah dipengaruhi oleh gadget dan narkoba. "Saya khawatir persoalan ini menggagalkan bonus demografi dan bahkan menjadi malapetaka," timpalnya.
Nova berharap, saran darinya itu dapat menjadi bahan pembahasan pengurus Al Washliyah dalam menjalankan pengabbdiannya dalam membangun negeri. Gubernur mengatakan siap untuk berkolaborasi dengan Al Washliyah dalam membangun Aceh. Ia berharap kehadiran organisasi tersebut di Aceh dapat lebih nyata seperti di daerah lain di Pulau Jawa, terutama untuk memperkuat sektor kesehatan dan pendidikan.
"Kalau Al Washliyah mau membuka ruang pendidikan dan kesehatan di Aceh, kita buka ‘karpet merah’ sebesar-besarnya. Karena kedua hal tersebut merupakan visi kita dalam RPJM," ujar Nova seperti disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto SSTP MM, kepada Serambi, seusai pertemuan tersebut. Gubernur juga mengharapkan Al Washliyah dapat ikut serta membantu Pemerintah Aceh dalam menanggulangi wabah Covid-19.
Sebelumnya, Ketua Umum Al Washliyah, Masyhuril Khamis, mengatakan, kedatangan pihaknya ke Aceh untuk melakukan konsolidasi organisasi di setiap kepengurusan wilayah setelah selesainya Muktamar. Ia juga ingin membangun kolaborasi yang baik dengan pemerintah dan berbagai unsur lain di daerah.
"Kami mulai konsolidasi ini dari Aceh, mohon saran Pak Gubernur bagaimana organisasi ini mampu memperkuat kerangka agama," harap Masyhuril. Ia menambahkan, organisasi yang didirikan sejak tahun 1930 itu sudah membangun banyak lembaga pendidikan di seluruh tanah air termasuk di Aceh. (jal)