Krystsina Tsimanouskaya

Tak Mau Pulang ke Negaranya, Pelari Krystsina Tsimanouskaya Lelang Medali untuk Bantu Atlet Lain

“Ada dua yang mungkin terjadi jika saya kembali ke Belarusia, antara saya dikirim ke rumah sakit jiwa atau ke penjara....

Editor: Eddy Fitriadi
AFP
Sprinter Olimpiade Belarusia Krystsina Tsimanouskaya (kanan) berpose dengan pembangkang Belarusia terkemuka di Polandia, Pavel Latushk (kiri)), setelah kedatangannya di Bandara Frederic Chopin di Warsawa, Polandia, Rabu (4/8/2021). Baru-baru ini, Krystsina Tsimanouskaya memutuskan melelang medalinya untuk membantu atlet-atlet Belarusia lainnya.  

SERAMBINEWS.COM - Krystsina Tsimanouskaya memutuskan melelang medalinya untuk membantu atlet-atlet Belarusia lainnya. 

Atlet spinter Belarusia itu menjelaskan bahwa alasannya itu untuk mendukung atlet Belarusia lain.

 “Saya membuat keputusan melelang medali saya untuk membantu atlet yang membutuhkan dukungan atau segala pertolongan, dan uangnya akan menuju Yayasan Solidaritas Olahraga Belarusia,” kata pelari berusia 24 tahun itu kepada Al-Jazeera, sebagaimana dikutip Kompas.tv.

“Sebagai gantinya, yayasan akan membantu para atlet mengorganisir pertemuan dan kompetisi,” katanya lagi.

Medali yang akan dilelangnya, adalah medali perak setelah ia menempati posisi kedua dalam lari tim relay di Kejuaraan Eropa 2019. Ia melelang medali tersebut di eBay, dengan harga pembukaan sebesar 21.000 dolar AS atau setara Rp302 juta.

Tsimanouskaya mendapatkan perhatian dunia pada 1 Agustus lalu, setelah ia menolak perintah tim pelatihnya untuk pulang ke Belarusia.

Ketika itu ia mengungkapkan perintah tersebut dibuat tim pelatihnya setelah ia mencurahkan kekesalan di Instagram atas keputusan pelatihnya.

Tsimanouskaya sebelumnya mengungkapkan di Instagram ia dipaksa untuk bertanding di nomor lainnya tanpa persiapan, yang kemudian ditolaknya. Ia kemudian dipaksa pulang ke Belarusia.

Tsimanouskaya mengaku takut dengan keamanannya di Belarusia.

Pihak ofisial Belarusia sendiri menyebut Tsimanouskaya mengalami masalah mental sehingga harus dipulangkan, yang kemudian ditepis oleh Tsimanouskaya.

“Ada dua yang mungkin terjadi jika saya kembali ke Belarusia, antara saya dikirim ke rumah sakit jiwa atau ke penjara,” jelasnya.

Ketika itu ia meminta bantuan polisi di Bandara Haneda, Jepang untuk menjaganya untuk tak terbang ke Belarusia.

Tsimanouskaya saat ini telah mendapatkan suaka di Polandia dengan visa kemanusiaan.(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Ogah pulang ke negaranya saat Olimpiade Tokyo, atlet Belarusia jual medali"

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved