Pendidikan
Anggota DPRA Komisi VI Minta Dinas Pendidikan Aceh Aktifkan Bengkel Teknik Mandiri SMKN 2 Langsa
Sejak beroperasi, bengkel milik sekolah kejuruan nomor 1 di Aceh ini terbilang sangat maju, karena memiliki alat mumpuni (lengkap) selain alat perbaik
Penulis: Zubir | Editor: Ansari Hasyim
Sejak beroperasi, bengkel milik sekolah kejuruan nomor 1 di Aceh ini terbilang sangat maju, karena memiliki alat mumpuni (lengkap) selain alat perbaikan mesin canggih, juga disediakan cat sistem open, serta bubut, dan lainnya.
Sehingga sangat disayangkan, jika terus dibiarkan tidak beroperasi lagi maka otomatis semua alat perbengkelana di bengkel tersebut akan rusak total.
Untuk menyelamatkan asset pemerintah di Bengkel Teknik Mandiri SMKN 2 Langsa ini, Dinas Pendidikan Aceh harus mengambil sikap, apakah pengelolaan bengkel ini diberikan kepada pihak ketiga atau kepada koperasi lagi.
Kepala SMKN 2 Langsa, Jauri, ST, kepada Serambinews.com, membenarkan bahwa Bengkel Teknik Mandiri sekolah kejuruan (SMK) tersebut saat ini tidak beroperasi lagi, dan terhenti sejak setahun lalu atau tahun 2020.
Menurutnya, terkait persoalan beroperasionalnya bengkel mobil tersebut berada di Dinas Pendidikan Aceh, Kasek mengaku belum mengetahui kapan bisa akan kembali difungsikan.
Pihak sekolah berharap, bengkel mobil di sekolah tersebut bisa dioperasionalkan kembali. Apalagi siswa jurusan mesin ringan SMKN 2 Langsa ini juga bisa melakukan praktek di bengkel ini.
"Sejak saya menjadi Kasek bengkel mandiri SMKN 2 Langsa ini memeng sudah tidak beroperasi lagi. Namun semua alat perbengkelannya masih ada di gudang dan terjaga," cetusnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jauh-hari-98i.jpg)