Internasional
Muhyiddin Yassin Jadi Pemimpin Tersingkat Malaysia
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengundurkan diri kurang dari 18 bulan masa jabatannya pada Senin (16/8/2021).
Muhyiddin mengambil alih kekuasaan pada Maret 2020 setelah memprakarsai runtuhnya pemerintahan reformis Mahathir yang memenangkan pemilihan 2018.
Dia menarik partai Bersatu-nya untuk bergandengan tangan dengan koalisi yang dipimpin UMNO yang telah memimpin Malaysia sejak kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1957.
Baca juga: Malaysia Beri Penghargaan Hijrah Nabi ke Sekjen Liga Muslim Dunia
Tetapi digulingkan pada tahun 2018 karena skandal keuangan bernilai miliaran dolar.
Mahathir tiba-tiba mengundurkan diri untuk memprotes rencana Bersatu untuk bekerja dengan pemerintah sebelumnya.
Pemerintahan Muhyiddin tidak stabil karena UMNO tidak senang bermain-main dengan partainya yang lebih kecil.
Muhyiddin menghentikan Parlemen selama berbulan-bulan tahun lalu untuk menopang dukungan.
Dia kembali menangguhkan Parlemen sejak Januari.
Memerintah dengan peraturan tanpa persetujuan legislatif di bawah keadaan darurat virus Corona yang berakhir 1 Agustus 2021.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pengunduran-diri-perdana-menteri-malaysia.jpg)