Internasional
Satu Komandan Taliban Sempat Mendekam di Penjara Guantanamo
Seorang komandan Taliban yang membantu merebut istana kepresidenan Afghanistan sempat menghabiskan enam tahun di Penjara Guantanamo.
Dia tidak lagi terkait dengan kelompok itu ketika diminta oleh seorang kenalannya untuk bertindak sebagai penerjemah untuk pertemuan antara Taliban dan Amerika.
Di mana dia ditangkap pada tahun 2001.
Baca juga: Taliban Kunjungi Rumah Dua Jurnalis Wanita, Keduanya Terguncang
"Saya pikir itu adalah pertemuan persahabatan yang saya yakini berada di pihak Amerika," kata Ruhani pada Agustus 2004.
Saat berada di Guantanamo, dia juga mengatakan kepada pejabat AS ingin kembali ke Afghanistan sehingga bisa membantu ayahnya yang sakit menjalankan toko mereka.
The Times mencoba melacak Ruhani dan 19 pria lainnya yang pertama kali dipenjara di Guantanamo untuk sebuah cerita pada Maret 2021.
Tetapi mengatakan dia dan tiga orang lainnya tidak dapat ditemukan.
Mantan pengacara Ruhani mengatakan kepada outlet itu bahwa Ruhani memutuskan kontak segera setelah dia kembali ke Afghanistan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/taliban-kuasai-istana-presiden-afghanistan-di-kabul.jpg)