Jumat, 10 April 2026

Internasional

Polandia Kirim Tentara ke Perbatasan Belarusia, Cegah Jumlah Migran Melonjak

Polandia telah mengirim lebih dari 900 tentara untuk membantu mengamankan perbatasan dengan Belarusia.

Editor: M Nur Pakar
AP
Petugas patroli perbatasan Polandia menjaga sekelompok migran yang berusaha melintasi perbatasan antara Belarusia dan Polandia di dekat desa Usnarz Gorny, Jumat (20/8/2021). 

SERAMBINEWS.COM, WARSAWA - Polandia telah mengirim lebih dari 900 tentara untuk membantu mengamankan perbatasan dengan Belarusia.

Polandia dan Lithuania, yang merupakan anggota Uni Eropa, telah melaporkan peningkatan tajam dalam jumlah migran.

Terutama, dari negara-negara seperti Afghanistan dan Irak yang mencoba memasuki negara mereka dari Belarusia pada tahun ini, seperti dilansir Reuters, Jumat (20/8/2021).

Uni Eropa menuduh Minsk menggunakan para migran sebagai alat untuk menekan blok tersebut atas sanksi yang dijatuhkannya pada Belarusia, tuduhan yang dibantah Minsk.

Sedangkan Lithuania menginginkan aturan Uni Eropa yang lebih keras disetujui tentang migrasi.

Baca juga: Jerman Minta AS Bertanggungjawab, Tanggung Dana Perlindungan Pengungsi Afghanistan

"Tentara Polandia mendukung Penjaga Perbatasan dalam melindungi perbatasan dengan Belarusia," tulis Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak di Twitter.

Disebutkan, lebih dari 900 tentara terlibat dalam operasi penjagaan perbatasan.

Dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email, kementerian dalam negeri Polandia menyebutkan jumlah tentara yang terlibat dalam operasi itu sekitar 1.000 orang.

Dikatakan lebih banyak tentara dan petugas polisi dapat dikirim jika perlu.

Kementerian itu mengatakan 2.100 orang telah berusaha menyeberangi perbatasan Polandia-Belarusia secara ilegal bulan ini, termasuk 138 orang dalam 24 jam terakhir.

Baca juga: Ibu Mencoba Lempar Bayi Lewati Kawat Berduri, Berharap Tentara Bawa Pergi Anaknya dari Afghanistan

Dari jumlah tersebut, 1.342 telah dicegah untuk menyeberang dan 758 orang telah ditahan.

Penjaga Perbatasan sebelumnya mengatakan telah menahan 122 migran ilegal di sepanjang perbatasan sepanjang tahun 2020.

Pemerintah mengatakan telah mengadopsi rancangan undang-undang mempercepat proses deportasi migran ilegal.

Penyiar swasta TVN24 mengatakan sekitar 50 migran terjebak antara penjaga perbatasan Belarusia dan Polandia telah mendirikan kamp darurat di perbatasan.(*)

Baca juga: 32 Warga Afghanistan Terjebak Antara Polandia dan Belarusia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved