Breaking News:

Sosok Inspiratif

Kisah Maulidar, Jebolan Pogram FKJP Disnakermobduk Aceh yang Kini Sukses jadi Penjahit Pakaian

Saat mulai ikut program pelatihan dan magang, Maulidar mengaku tidak punya kemampuan apa-apa, bahkan memegang mesin saja tak pernah.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Maulidar (dua kiri) bersama Jamaluddin Jamil (kiri) dan Zaini Fikri, kepala SMKN 3 (tiga kiri) dan Irfani dari Disnakermobduk Aceh (kanan). 

Laporan Masrizal I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Maulidar (29) merupakan satu dari delapan peserta pelatihan dan pemagangan jurusan Fashion Technology yang digelar Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) Disnakermobduk di SMKN 3 Sigli, Kabupaten Pidie.

Usai mengikuti pelatihan selama satu bulan ditambah magang selama empat bulan pada tempat usaha menjahit di Beureunuen, Maulidar kini membuka usaha menjahit (taylor) sendiri di rumahnya, Desa Pante Garot, Kecamatan Indrajaya, Pidie.

Saat mulai ikut program pelatihan dan magang, Maulidar mengaku tidak punya kemampuan apa-apa, bahkan memegang mesin saja tak pernah.

"Pada hari pertama ikut pelatihan, saya belajar mengayuh mesin jahit. Tapi saya punya tekad kuat agar memiliki kemampuan menjahit agar dapat membantu ekonomi keluarga," kata ibu dua balita ini, Jumat (20/8/2021) usai penutupan program magang di SMKN 3 Sigli.

Sosok Salima Mazari, Gubernur Wanita Afghanistan Ditangkap, Rekrut Gerilyawan Perangi Taliban

"Dulu, saya hanya duduk manis saja di rumah. Waktu terbuang percuma, pendapatan tidak ada. Kini saya punya usaha pribadi dengan tetap tinggal di rumah sendiri," katanya.

Maulidar mengaku sudah lama punya niat ingin memiliki usaha sendiri. Tapi terkendala pengalaman dan pembiayaan.

"Di program magang ini, saya dapat ilmu sekaligus dapat modal yang saya kumpulkan dari uang saku. Dari tabungan uang saku ini saya kemudian membeli mesin jahit untuk memulai usaha di rumah," ujarnya mantap.

"Alhamdulillah, selalu saja ada order yang diantar ke rumah. Pada momen Idul Adha yang lalu bahkan membludak pesanannya," sambung Maulidar.

Sosok Mullah Abdul Ghani Baradar Pendiri Taliban, Veteran Perang Bertempur Singkirkan Soviet

Maulidar berharap FKJP bersama Disnakermobduk Aceh ke depan menggelar lagi kegiatan serupa agar kaum perempuan lain di Pidie dan daerah lain mendapatkan kesempatan mengembangkan bisnis atau bekerja.

Ketua FKJP Aceh, Jamaluddin Jamil, dalam orasi penutupan magang meminta kepada para peserta untuk terus mengembangkan usaha, mulai dari kecil hingga besar.

"Coba adik-adik bayangkan, apakah ada orang yang tidak membutuhkan pakaian dalam hidup ini? Nah, di sinilah peluang bisnis kalian," ujar Jamal.

Mantan Ketua KNPI Aceh itu menambahkan, pengusaha nasional asal Pidie, Haji Ibrahim Risjad, adalah awalnya berprofesi sebagai penjahit.

"Pidie sebagai tanah Cina Hitam mendambakan kelahiran pengusaha level nasional pasca Ibrahim Risjad. Potensi itu ada pada adik-adik," ungkap Jamal memberi semangat.(*)

Baca juga: Begini Aturan Memakai Masker Dobel untuk Mencegah Terpapar Virus Corona Varian Delta

Baca juga: Begini Kronologis Tiga Anggota DPRA Adu Jotos, Disela-sela Rapat Paripurna, Dipicu Interupsi

Baca juga: Terungkap, Pernikahan Lesti Kejora dan Rizky Billar, Mewah dan Undangan Hanya 30 Orang

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved