Breaking News

Viral Medsos

Fakta Video Viral Pria Palak Penjual Susu Jahe dan Tendang Gerobak, Pelaku Bukan Anggota Ormas

Belakangan diketahui penyebab kerusakan gerobak penjual susu jahe merah itu disebut karena ditendang oleh oknum anggota ormas.

Editor: Faisal Zamzami
Kolase Tribunnews.com: TribunJakarta/Istimewa dan Instagram.com/info_ciledug
(Kiri) Pelaku dan korban sepakat berdamai dan (Kanan) Tangkap layar video pemalakan yang viral di media sosial. 

"Kalau sering sebenernya enggak, ada lah seminggu sekali dua kali selalu ada. Malak lah dia pokoknya ke pedagang-pedagang," ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Saat beraksi, oknum tersebut memang tidak mengenakan atribut.

Kendati demikian, warga sekitar tahu persis bahwa yang sering malak tersebut adalah anggota ormas.

"Enggak pake (atribut), tapi memang ormas. Kemarin malam datang lagi ormasnya yang nendang ganti-gantian. Orang Cipadu juga," terang warga itu.

Kata dia, gerobak yang ditendang dan dihancurkan itu jualan susu jahe.

Sampai payung pemilik pedagang tersebut pun patah karena ulah oknum ormas.

"Gerobaknya dimiringkan, sama payungnya patah. Di situ masih sepi pembeli, kasian," ujarnya.

Dirinya mengaku kecewa dengan aksi oknum tersebut.

Apalagi dalam melakukan aksinya mereka mematok harga.

"Semalam minta Rp 20 ribu pergerobak. Dia ga ngomong alasan apa cuma minta galak gitu aja. Dia mabuk," jelasnya.

Faktanya pelaku bukan anggota ormas

Pelaku (kedua dari kiri) yang meminta uang jatah preman sampai menendang gerobak pedagang susu jahe sudah berdamai dengan korbannya, Senin (23/8/2021).
Pelaku (kedua dari kiri) yang meminta uang jatah preman sampai menendang gerobak pedagang susu jahe sudah berdamai dengan korbannya, Senin (23/8/2021). (TribunJakarta/Istimewa)

Ketua Pimpinan Anak Cabang Organisasi Masyarakat (PAC Ormas) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Larangan Suryadi membantah oknum yang viral adalah anggotanya.

Suryadi mengatakan, oknum tersebut tidak terdaftar di dalam ormas PP.

"Enggak, bukan Ormas PP. Warga biasa cuma sudah diberesin sama Binmas sama keluarganya," terang Suryadi, dikutip dari TribunJakarta.com.

Ia melanjutkan, oknum tersebut sudah dalam penanganan kepolisian setempat.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved