Berita Pidie

Pendamping Lokal Desa Meninggal, Disantuni Rp 21 Juta Hasil Penggalangan Dana

" Dana ini dikumpulkan dari 2.500 tenaga pendamping di seluruh aceh. Aksi penggalangan dana telah berjalan sejak satu tahun lalu," kata Koordinator

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Isteri almarhum pendamping lokal desa di Kecamatan Mutiara, Pidie, Selasa (24/8/2021), menerima santunan Rp 21 juta lebih hasil galang dana pendamping se-Aceh. 

" Dana ini dikumpulkan dari 2.500 tenaga pendamping di seluruh aceh. Aksi penggalangan dana telah berjalan sejak satu tahun lalu," kata Koordinator 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Pendamping desa se-Aceh berhasil menggalang dana mencapai Rp 21.010.000, untuk disantuni kepada almarhum Jefri Iswandi, sebagai Pendamping Lokal Desa Kecamatan Mutiara.

Santunan itu diserahkan Koordinator Tenaga Pendamping Desa Profesional Provinsi Aceh, Drs Zulfahmi Hasan kepada anak almarhun, yang diterima isterinya di rumah di Kecamatan Mutiara, Selasa (24/8/2021).

" Dana ini dikumpulkan dari 2.500 tenaga pendamping di seluruh aceh. Aksi penggalangan dana telah berjalan sejak satu tahun lalu," kata Koordinator Tenaga Pendamping Profesional Provinsi Aceh, Zulfahmi Hasan, kepada Serambinews.com, Selasa (24/8/2021).

Ia menjelaskan, rekan-rekan pendamping yang tertimpa musibah seperti meninggal dunia, maka semua tenaga pendamping akan menyumbangkan dana sebagai sedekah untuk bisa meringankan beban rekannya.

Sehingga hasil penggalangan dana berhasil terkumpul mencapai Rp 21.010.000.

" Uang itu telah kami serahkan kepada isteri almarhum untuk membiayai anaknya yang masih kecil," sebut Zulfahmi didampingi Tenaga Ahli Infrastruktur Desa, Ibrahim Syamaun.

Ia menambahkan, santunan itu sebagai bentuk kepedulian dan solidoritas rekan-rekan sebagai pendamping se-Aceh.

Bantuan itu dipersembahkan kepada setiap TPP Aceh, yang meninggal dalam menjalankan tugas sebagai pendamping desa. (*)

Baca juga: David NOAH Dicecar 31 Pertanyaan Saat Diperiksa Polisi, Bantah Tudingan Penggelapan

Baca juga: Panglima Laot Minta Perusahaan Serius Tangani Limbah Batubara di Perairan Aceh Barat

Baca juga: 18 Kali Afghanistan Ganti Bendera Dalam 100 Tahun, Berikut Rangkaian Peristiwa Pemicunya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved