Update Covid 19
Melihat Kasus Anak Terpapar Covid-19 di Aceh yang Kian Mengkhawatirkan
Pada Agustus 2021 naik lagi menjadi 2.334 kasus. Sebanyak 21 orang di antaranya meninggal dunia. Data ini menunjukkan angka kematian anak di Aceh akib
Penulis: Ansari Hasyim | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kasus penularan virus corona di Aceh kini tidak hanya menyasar orang dewasa. Namun juga menyasar kelompok usia anak.
Fenomena ini amat mengkhawatirkan di tengah kasus covid-19 di Aceh yang belum melandai.
Terlebih, anak adalah kelompok usia yang memiliki mobilitas tinggi di masyarakat dan ruang sosial.
Kekhawatiran dan ancaman serius covid-19 menyasar anak-anak bukan tanpa alasan.
Dari waktu ke waktu jumlah anak yang terinfeksi covid-19 terus bertambah dan berujung pada kematian.
"Dalam minggu ini, ada empat orang anak meninggal dunia karena covid-19. Bahkan dua hari belakang anak-anak yang meninggal dunia bukan anak-anak yang memiliki penyakit penyerta, tapi adalah anak-anak yang sehat,” ujar Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar mengutip data dari IDAI Aceh pada sambutan rapat paripurna dewan 16 Agustus 2021 lalu.
Jika dilihat lebih detail, jumlah kasus anak yang terkonfirmasi positif covid-19 memang menggambarkan kurva meningkat.
Misalkan pada Oktober 2020 Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aceh melaporkan anak yang terkonfirmasi positif covid-19 mencapai 217 orang. Jumlah ini terus meningkat.
Dalam laporan yang sama pada Juni 2021 IDAI Aceh menyebut anak yang terkonfirmasi positif covid-19 naik menjadi 1.831 kasus.
Pada Agustus 2021 naik lagi menjadi 2.334 kasus. Sebanyak 21 orang di antaranya meninggal dunia.
Data ini menunjukkan angka kematian anak di Aceh akibat covid-19 tergolong tinggi.
Kasus covid-19 Anak di Aceh
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Aceh mengungkapkan dari total 2.334 kasus covid-19 pada anak sebanyak 1.045 orang dinyatakan suspek, probale 75 orang, dan sebanyak 1.216 anak dinyatakan positif covid-19.
"Kita mencatat ada 2.334 kasus semuanya. Tapi sekarang kan Covid-19 itu dikelompokkan jadi tiga, suspek, probable, dan terkonfirmasi. Nah yang terkonfirmasi positif menurut catatan kita itu sebanyak 1.216 orang, probable 75 orang, dan suspek 1.045 orang," kata Ketua IDAI Aceh Dr dr Herlina Dimianti SpA (K) dalam konferensi pers didampingi Ketua IDI, Dr dr Safrizal Rahman MKes, SpOT melalui zoom, Sabtu (14/8/2021).
Baca juga: VIDEO Cut Meyriska Peluk Keluarganya saat Prosesi Fardhu Kifayah Sang Ayah
Dr dr Herlina menyebutkan kelompok usia anak yang positif tersebut adalah kelompok usia 5 sampai 18 tahun.