Berita Banda Aceh
Alhudri: Tim Terapis Autis Disdik Aceh Mitra SLB & Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif Se-Aceh
Muksalmina mengatakan asesmen ke beberapa SLB di Banda Aceh dan Aceh Besar yang dilakukan Tim Terapis Autis Disdik Aceh yang di dalamnya termasuk seor
Penulis: Mursal Ismail | Editor: Mursal Ismail
Istiarsyah menjelaskan terapi ABA merupakan salah satu alternatif terbaik dan sangat efektif untuk anak-anak dengan autism.
Pasalnya, terapi ini disusun terstruktur yang berfokus mengajarkan seperangkat keterampilan khusus pada anak, seperti keterampilan memahami dan mengikuti instruksi verbal, merespon perkataan.
Kemudian mendeskripsikan sebuah benda, meniru ucapan dan gerakan, hingga dapat mengajarkan anak-anak untuk membaca dan menulis.
Baca juga: Ketua Komisi VI DPRA Minta Pemerintah Kembali Fungsikan Pusat Layanan Autis
"Jika anak-anak dengan autism tidak ditangani segera, maka akan berpengaruh buruk terhadap kinerja perkembangan pendidikannya,” kata Istiarsyah.
Tenaga Terapis Autis Disdik Aceh, Cahaya Purnama Sari, menambahkan bahwa kegiatan Needs Assessment ini langkah awal untuk mengumpulkan informasi yang komprehensif.
Nantinya hasil ini akan digunakan untuk membuat pertimbangan keputusan belajar siswa autis di sekolah, jika anak masih berada di level 1, maka perlu penambahan jam untuk mereka terapi.
“Hasil analisis asesmen ini, kita dapat melihat bagaimana kemampuan anak dalam setiap penjabaran verbal operant yang telah diujicobakan.
Secara visual hasil asesmen yang ada di lembar scoring form akan terlihat jelas tentang kemampuan manding, tacting, listener, VP/MTS, play, social, imitation, echoic, vokal spontan, LRFFC, Intraverbal, reading, writing, math.
Begitu juga kemampuan linguistic dan kemampuan dalam grup, sehingga keputusan peningkatan kompetensi anak pun sesuai dengan kebutuhan belajarnya,” jelas Cahaya.
Cahaya menyebutkan pelaksanaan asesmen ini harus dilakukan sesuai prosedur dan kaidah asesmen, yaitu memperhatikan 3 hal, characters, time, dan setting.
Pelaksanaan assesmen ini menggunakan Asesmen milestone VB-MAPP dari Mark L. Sundberg, Ph.D., BCBA-D, dengan mengisi scoring form sesuai dengan butir instrument.
Menurutnya, ada 170 milestone yang diasesmen, di mana milestone tersebut dibagi menjadi 3 level.
"Nah, level ini yang menentukan kebutuhan belajar anak nantinya,” timpal Tenaga Terapis Autis Disdik Aceh lainnya, Rosnaini.
Setelah rangkaian assessment selesai dijalankan, maka selanjutnya adalah pengambilan keputusan diagnosa yang dilakukan dokter.
“Peran saya sebagai dokter praktisi Biomedical Intervention Therapy (BIT) adalah melakukan Alloanaesis pada orang tua anak penyandang Autistic Spectrum Disorder (ASD)," tambah Riza.