Selasa, 19 Mei 2026

Opini

Waspadai Titik Lemah Penularan Covid-19

Lonjakan kasus Covid-19 meningkat tajam, temuan varian delta, antrian pasien di IGD dan Poliklinik Pinere dalam dua minggu terakhir

Tayang:
Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Dr. Ferry Dwi Kurniawan, SpP, Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Aceh 

e. Pasar/Kedai/Pusat Perbelanjaan. Upayakan catat barang-barang yang perlu untuk dibeli dan batasi durasi belanja. Hindari penjual atau penjaga kedai yang tidak memakai masker ataupun ruangan tertutup. Datanglah pada jam buka dan hindari kerumunan antrian.

Gunakan fasilitas Whatsapp/SMS untuk memesan kebutuhan sehari-hari misalnya ikan atau sayur-sayuran.  Cari pedagang yang mau mengantar ke rumah.  Resiko terinfeksi lebih kecil, hemat waktu dan transportasi, serta yang penting adalah menggerakan roda ekonomi kecil.

f. Resepsi Pernikahan/Acara Sosial. Titik lemah biasanya kerumunan tamu, makan bersama, swafoto (selfie) dengan membuka masker. Penyelenggara menyediakan tempat cuci tangan, menyusun duduk tidak rapat di ruangan terbuka, menyediakan kotak nasi untuk dapat dibawa pulang, membatasi jumlah undangan, serta memastikan setiap pengunjung menggunakan masker.

g. Berpergian Bersama/Angkutan Umum. Beberapa pasien terinfeksi setelah bepergian bersama dalam satu mobil dalam jangka waktu lama. Upayakan duduk menjaga jarak, pilih dekat jendela, upayakan membuka jendela, dan yang lebih penting menggunakan masker selama perjalanan termasuk supir. Terdengar mungkin kurang nyaman dan yang terbaik adalah menghindari bepergian (5M-mengurangi mobilitas).

h. Rumah. Walaupun rumah adalah pertahanan terakhir namun paling sering dijumpai terinfeksi dari anggota keluarga yang lain. Mayoritas masyarakat tinggal serumah bersama dalam keluarga besar seperti kakek, nenek, paman, bibi, anak, cucu, asisten rumah angga ataupun supir.

Teman yang bertandang apalagi menginap berpotensi untuk menularkan orang rumah. Hal ini dapat dihindari dengan membatasi kunjungan, mengingatkan anak dan remaja untuk selalu menggunakan masker saat bermain bersama dan menyediakan tempat cuci tangan di teras.

2.   Memfasilitasi orang tanpa gejala/gejala ringan dengan isolasi mandiri (hulu). Saat ini, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Aceh menyediakan layanan konsultasi bagi yang menjalani isolasi mandiri via Whatsapp di 12 kota/kabupaten. Masyarakat dengan hasil PCR Swab (+) dapat berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan mereka. Konsultasi obat, pemantauan gejala, pemeriksaan ulang serta hal lain dapat ditanyakan.

Pasien-pasien yang mengalami perburukan dapat secara dini dipantau dan dirujuk ke IGD Pinere. Layanan ini mendapat animo dan respons yang baik. Sebaiknya layanan serupa dapat dikembangkan dengan melibatkan dinas kesehatan, puskesmas, ataupun fasilitas kesehatan setempat.  Dengan memastikan isoman secara tuntas maka rantai penularan dapat diputus serta tingkat keparahan pasien ke rumah sakit dapat dicegah.

3. Menguatkan sumber daya di fasilitas kesehatan (hilir). Saat ini, layanan penanganan kasus Covid-19 di rumah sakit telah diupayakan optimal. Perlu diingat, kasus yang datang tidak bisa dituntaskan hanya dengan membuka ruang rawatan saja. Permintaan kebutuhan obat-obatan, oksigen, alat-alat kesehatan serta tenaga kesehatan tidak diimbangi dengan persediaan.

Sementara itu satu per satu tenaga kesehatan tumbang sakit sedangkan kasus-kasus terus berdatangan. Pembukaan tenaga relawan awam untuk membantu mengurus pasien-pasien serta relawan tenaga kesehatan di Pinere dapat dipertimbangan mengingat kasus yang terus melonjak.

Tidak mudah dan butuh penyesuaian untuk menerapkan hal-hal di atas. Percayalah, bila tidak ada tekad dan upaya penanganan secara bersama-sama maka fasilitas kesehatan dikhawatirkan bisa kolaps.

Upaya ini bukan hanya oleh tenaga kesehatan ataupun pemerintah daerah saja, namun oleh semua lapisan masyarakat. Ayo kita semua berikhtiar dan memohon pertolongan Allah agar pandemik ini segera berakhir. (QS. Ar-Rad Ayat 11).

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved