Breaking News:

Berita Bireuen

Bireuen Dikepung Zona Merah Covid-19, Bupati Ingatkan Semua Pihak Patuhi Protkes

Apabila angka vaksinasi sudah mencapai minimal 70-80 persen, maka akan memberikan dampak positif dalam hal pencegahan Covid-19.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Bupati Bireuen bersama Kadiskes dan Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen membahas singkat kondisi Covid-19 di Bireuen dalam dua hari terakhir, Senin (30/08/2021) di halaman kantor camat Jeunieb. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Tingkat penyebaran covid-19 di Bireuen memasuki masa sangat penting menuju kondisi sangat genting karena dikepung zona merah yaitu  Lhokseumawe, Aceh Utara sebelah timur dan Pidie sebelah barat yang sudah zona merah, menghindari agar Bireuen tidak merah semua pihak harus berpartisipasi maksimal mengingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani dalam apel pagi Senin (30/09/2021) di halaman kantor Camat Jeunieb yang dihadiri seluruh camat di Bireuen, tenaga medis Puskesmas Jeunieb dan sekdes se-Kecamatan Jeunieb.

Pertemuan di halaman  kantor Camat Jeunieb juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Disdikbud, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen.

Bupati mengatakan, kehadiran khusus ke Jeunieb tidak lain adalah untuk mengingatkan kembali semua pihak dan sampaikan kepada masyarakat dimana Bireuen saat ini  tingkat penyebaran Covid-19 masuk dalam zona orange dalam posisi genting karena terkepung daerah yang statusnya sudah merah.

Langkah yang sangat diperlukan mulai dari tenaga medis, perangkat desa, para camat untuk mengajak masyarakat mematuhi protkes dan melakukan vaksinasi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Apabila angka vaksinasi sudah mencapai minimal 70-80 persen akan memberikan dampak positif dalam hal pencegahan Covid-19.

“Penyuntikan vaksin bukan obat penyembuhan Covid-19, tapi membentuk ketahanan tubuh dalam mencegah terkena virus tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Jembatan Pematangdurian Aceh Tamiang Dikebut, Rampung Nanti, Angkut Hasil Tani tak Lagi Pakai Getek

Baca juga: Pidie Zona Merah, Polisi Lakukan Penyekatan Jalan Nasional di Dua Titik, Periksa Surat Vaksin

Baca juga: Abutmen Jembatan Gantung Alue Lam Saba Jeunieb Bireuen Mulai Dicor

Dalam pertemuan tersebut, bupati mengakui masyarakat masih terombang-ambing dengan berbagai informasi hoak sehingga banyak yang enggan divaksin.

Selain itu, dalam penanganan kesehatan, tenaga medis dan lainnya juga tidak mengabaikan penyakit lainnya.

Khusus kepada perangkat desa diingatkan, dalam alokasi bantuan dana desa ada dua penggunaan yang utama yaitu penanganan covid-19 dan pemberdayaan masyarakat, perangkat desa untuk memastikan kegunaan anggaran agar tidak melanggar aturan.

Tenaga medis dan para camat tambahnya diharapkan untuk terus melakukan sosialisasi mematuhi protokol kesehatan dan mengajak masyarakat untuk penyuntikan vaksin.

Bireuen saat ini dalam kondisi penting dan mengarah kepada genting, menghindari agar tidak genting maka mari sama-sama kita mematuhi protokol kesehatan dan ikut vaksinasi,” ujarnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved