Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Hari Ini, Aceh Tamiang Kembali Berlakukan Jam Malam, Polisi Siap Mengawasi

Satgas Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang kembali memberlakukan jam malam menyusul ditetapkannya daerah ini sebagai zona merah

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS/RAHMAD WIGUNA
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali saat mengecek kesiapan petugas di Posko Penyekatan, Rabu (1/9/2021). Di hari yang sama, pembrlakuan jam malam kembali diterapkan dengan batas maksimal pukul 22.00 WIB. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Satgas Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang kembali memberlakukan jam malam menyusul ditetapkannya daerah ini sebagai zona merah.

Bupati Aceh Tamiang, Mursil menjelaskan penetapan jam malam secara efektif mulai diberlakukan mulai hari ini, Rabu (1/9/2021).

Dia berharap pengelola kafe, warung kopi dan tempat lainnya yang berpotensi menimbulkan kerumunan masyarakat mematuhi imbauan ini dengan menghentikan aktivitasnya paling lambat pukul 22.00 WIB.

Baca juga: Hari Kedua Penyekatan di Lhokseumawe, Warga Dipaksa Putar Arah atau Vaksin di Tempat

“Mulai hari ini aktivitas keramaian masyarakat kita batasi sampai pukul 22.00 WIB.

Kami imbau agar dipatuhi supaya daerah kita bisa lepas dari zona merah secepatnya,” kata Mursil saat meninjau Posko Penyekatan di Seumadam, Rabu (1/9/2021) siang.

Mursil mengungkapkan pemberlakuan jam malam ini akan terus ditetapkan selama Aceh Tamiang masih dinyatakan zona merah.

“Itu yang menetapkan Satgas provinsi, ada beberapa barometer yang menentukannya.

Tugas kita meningkatkan protokol kesehatan agar segera dicabut,” ungkapnya.

Baca juga: Polisi Batal Lakukan Penyekatan di Ruas Jalan Nasional di Pidie, Begini Alasannya

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali memastikan dirinya bersama tim Satgas Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang akan mengawasi pemberlakuan jam malam ini dengan meningkatkan patroli.

“Hari pertama kita masih kasih imbauan, tapi selanjutnya akan ada patrol skala besar gabungan,” kata Imam didampingi Dandim 0117/Atam Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita.

Imam mengatakan warga yang kedapatan berkerumun akan diminta melakukan swab di tempat.

Baca juga: Isak Tangis Warnai Pemulasaran Jenazah Ayah Cut Meyriska

Bagi yang dinyatakan reaktif akan langsung dibawa GOR Aceh Tamiang untuk diisolasi.

Dalam kesempatan itu, Imam juga mengimbau masyarakat menahan diri untuk tidak melakukan kegiatan yang bisa memicu kerumunan, termasuk pertunjukan musik untuk amal.

“Hukum tertinggi kita saat ini menyelamatkan nyawa masyarakat, tolong ditahan dulu jangan sampai terjadi ledakan kasus yang bisa memperparah kondisi,” kata Imam. (*)

Baca juga: Khasiat Kayu Manis dan Secang yang Luar Biasa Menurut dr Zaidul Akbar, Ternyata Banyak yang Tak Tahu

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved