Breaking News:

Berita Langsa

Pipa Sumur H-4 Lapangan Langsa Offshore Milik Pertamina di Selat Malaka Diduga Bocor, Minyak Tumpah

Kebocoran pipa pengeboran minyak lepas pantai di wilayah laut Selat Malaka ini diduga sudah terjadi sejak sepekan memasuki bulan Agustus 2021.

Penulis: Zubir | Editor: Mursal Ismail
LSM Balee Juroeng 
Area pengeboran minyak di lepas pantai posisi Sumur H-4 Sumur area lepas pantai PT Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Field Pangkalan Susu- Langsa Offshore yang diduga ada kebocoran minyak mentah 

Kebocoran pipa pengeboran minyak lepas pantai di wilayah laut Selat Malaka ini diduga sudah terjadi sejak sepekan memasuki bulan Agustus 2021. 

Laporan Zubir | Langsa 

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Area pengeboran minyak atau pipa Sumur H-4 Lapangan Langsa Offshore di bawah kendali Pertamina Hulu Rokan Zona 1 meliputi Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang diduga bocor. 

Akibatnya minyak mentah tumpah ke laut lepas daerah sekitar.

Kebocoran pipa pengeboran minyak lepas pantai di wilayah laut Selat Malaka ini diduga sudah terjadi sejak sepekan memasuki bulan Agustus 2021. 

Informasi dihimpun Serambinews.com, lokasi Sumur H-4 berada di perairan Selat Malaka, 130 Km (70,2 nM) sebelah Utara Pangkalan Susu. 

Tepatnya berjarak sekitar 38 Km (20,5 nM) dari garis pantai terdekat, Kuala Idi, Kabupaten Aceh Timur.

Baca juga: Mobil Tangki CPO Terjungkal di Nagan Raya, Minyak Tumpah ke Jalan

Adanya gelembung (bubble) atau tumpahnya minyak mentah di area lepas pantai PT Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Field Pangkalan Susu - Langsa Offshore ini diketahui pertama kali oleh para nelayan sejak tanggal 6 Agustus lalu.

Anggota DPRA dari Fraksi PAN, Asrizal H Asnawi, mengatakan, dugaan tumpahan minyak mentah di Sumur H-4 Sumur di Perairan Selat Malaka ini harus ditindaklanjuti segera mungkin oleh pihak pengelola Pertamina

"Kita mendapati laporan nelayan dan pegiat lingkungan bahwa ada tumpahan minyak di perairan laut sekitar Langsa dan Aceh Timur

Tumpahan ini diduga bocor dari pipa Sumur H-4 Sumur area lepas pantai PT Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Field Pangkalan Susu- Langsa Offshore," kata Asrizal kepada Serambinews.com, Jumat (2/9/2021).

Asrizal mengatakan agar tumpahan minyak tidak meluas dan mengganggu habitat (biota) laut, seperti ikan, udang, terumbu karang, serta lainnya, pihak terkait harus segera memperbaiki kebocoran itu. 

Baca juga: Setelah Warga Aceh Timur Keracunan Gas, Mualem Minta BPMA Perketat Pengawasan Perusahaan Migas 

"Kita meminta pihak terkait yang mengelola eksploitasi minyak lepas pantai yang disuga terjadi kebocoran ini agar melakukan perbaikan segera mungkin. 

Dengan demikian tidak mengganggu lingkungan dan biota laut, serta nelayan mencari nafkah," paparnya.

Jika lambat ditangani, kata Asrizal, tumpahan minyak mentah di area Sumur H-4 Sumur area lepas pantai PT Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Field Pangkalan Susu- Langsa Offshore  bisa melebar ke bibir pantai.

Dampaknya bisa lebih buruk lagi. 

"Belum lagi akan menganggu bahkan bisa saja akan menghilangnya (matinya) ikan dan biota laut lainnya yang selama ini menjadi sumber pendapatan nelayan," kata Asrizal H Asnawi.

Hingga berita ini diterbitkan, Serambinews.com belum memperoleh konfirmasi dari pihak Pertamina atau pihak terkait atas persoalan ini. (*)
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved