Berita Banda Aceh
Pemasukan PNBP di Aceh Rp 657 Miliar, Realisasi Hanya Hanya 36 Persen
Realisasi belanja PNBP tersebut, cukup jauh di bawah target nasional Triwulan III untuk belanja APBN yang sebesar 70 persen.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
Realisasi belanja PNBP tersebut, cukup jauh di bawah target nasional Triwulan III untuk belanja APBN yang sebesar 70 persen.
Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Terhitung hingga 31 Agustus 2021, pemasukan dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Aceh mencapai Rp 657,85 miliar.
Sedangkan realisasi pemanfaatan PNBP masih Rp 346,74 miliar atau 36.21 persen, dari total pagu tahun ini Rp957,58 miliar.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Aceh, Syafriadi dalam siaran pers kepada Serambinews.com, Kamis (2/9/2021).
Realisasi belanja PNBP tersebut, cukup jauh di bawah target nasional Triwulan III untuk belanja APBN yang sebesar 70 persen.
Syafriadi menjelaskan, alokasi dana (pagu) belanja APBN yang bersumber dari PNBP per 31 Agustus 2021 pada Provinsi Aceh adalah sebesar Rp9 57,58 miliar, yang terdapat di 161 satker pada 19 Kementerian/Lembaga.
Sedangkan realisasi belanja PNBP mencapai Rp346,74 miliar atau sebesar 36.21 persen.
Baca juga: Penjualan Sepmor Baru di Aceh Semester I Capai 50.459 Unit, Pemasukan Pajak BBNKB I Rp 72,479 M
Sementara dari sisi penerimaan, sampai dengan 31 Agustus 2021, PNBP yang berhasil disetor ke Kas Negara mencapai Rp 657,85 miliar, atau sebesar 141,65 persen dari target penerimaan sebesar Rp 464,41 miliar.
Katanya, capaian ini meningkat tajam sebesar 51,04 persen, atau Rp 222.31 miliar, dibanding realisasi penerimaan PNBP pada akhir semester I sebesar Rp435,55 miliar.
Kontribusi terbesar diantaranya diberikan dari sektor pendidikan, kesehatan, kerjasama antar lembaga, transportasi, dan jasa penerbitan administrasi.
Menurut Syafriadi, berdasarkan data di atas, terdapat gap yang sangat besar antara capaian realisasi belanja PNBP dengan capaian realisasi penerimaan PNBP yang disetor ke Kas Negara.
Hal ini menunjukkan bahwa capaian kinerja penerimaan PNBP yang sangat tinggi, tidak diimbangi dengan realisasi belanja PNBP-nya.
“Padahal realisasi belanja PNBP dapat berkontribusi dalam mendorong roda perekonomian di wilayah Aceh, sehingga pertumbuhan ekonomi akan meningkat, yang pada gilirannya tentu akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional,” ujar Syafriadi.
Baca juga: Joan Laporta: Lionel Messi Menyumbang Sepertiga Pemasukan Bagi Barcelona
Secara umum, sektor yang paling besar kontribusinya pada PNBP adalah sektor pendidikan, diikuti sektor kesehatan, selanjutnya sektor transportasi, jasa pengamanan, dan jasa penerbitan administrasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/djpb-syafriadi.jpg)