Breaking News:

Internasional

Taliban Pergi dari Pintu ke Pintu, Mantan Pasukan Khusus Afghanistan Sebut Pembunuhan Tak Berhenti

Tentara Taliban dilaporkan pergi dari pintu ke pintu dan mengeksekusi orang yang pernah menjadi musuhnya. Warga menyatakan Taliban belum juga berhenti

Editor: M Nur Pakar
AFP
Anggota Taliban mendirikan pos pemeriksaan di Kabul, Afghanistan. 

"Sejak Taliban berkuasa, mereka tidak berhenti membunuh," katanya kepada wartawan BBC pada Selasa (31/8/2021).

Prospek tampak sama suramnya bagi sekutu Barat seperti penerjemah yang tertinggal di Kabul saat pasukan dievakuasi dari negara itu.

The Daily Mail telah melaporkan tentara Taliban bersenjata pergi dari pintu ke pintu untuk mencari pengkhianat yang membantu Inggris.

Baca juga: Qatar Siap Bekerjasama dengan Taliban, Isolasi Dapat Menjadi Malapetaka Bagi Afghanistan

Seorang penerjemah, Kaleem, mengatakan kepada surat kabar itu:

"Tidak ada yang percaya kata-kata pengampunan Taliban."

"Kami telah menyediakan intelijen untuk memerangi mereka."

Kepergian Barat dari Afghanistan, dikonfirmasi pekan lalu.

Ketika presiden AS Joe Biden menolak memperpanjang batas waktu evakuasi 31 Agustus 2021.

Fox News melaporkan seorang pejabat AS mengatakan Taliban melakukan eksekusi dari pintu ke pintu dalam beberapa jam setelah penarikan pasukan AS.

Pada Sabtu (27/8/2021), ITV melaporkan contoh lain dari aturan brutal Taliban, menceritakan kisah seorang pria yang diperkosa dan dipukuli karena dia seorang gay.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved