Breaking News:

Innalillahi, Tgk Yahya Muaz Mantan Sekjen Partai Aceh Meninggal Dunia

Yahya Muaz, mantan Sekjen Partai Aceh (Sekjen Pertama Partai Aceh) sekitar pukul 20.00 WIB di Gampong Lambhuk, Banda Aceh.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Safriadi Syahbuddin
DOK SERAMBINEWS.COM
Tgk Yahya Muaz, mantan Sekjen Partai Aceh meninggal dunia, Sabtu (4/9/2021). Foto ini saat Yahya Muaz bersama Muzakir Manaf dan Mukhlis Basyah saat berdoa pada peringatan Milad GAM yang dipusatkan di kompleks Makam Hasan Tiro di Meureu, Indrapuri, Aceh Besar, Selasa (4/12/2021). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Kabar duka kembali datang dari keluarga besar Partai Aceh.

Setelah minggu lalu, Kamaruddin Abubakar (Abu Razak) ditimpa musibah karena ibundanya meninggal dunia, kini datang kabar telah berpulang ke rahmatullah Tgk Yahya Muaz (59). 

Mantan Sekjen Partai Aceh (Sekjen Pertama Partai Aceh) sekitar pukul 20.00 WIB di Gampong Lambhuk, Banda Aceh.

Kabar meninggalnya Yahya Muaz beredar cepat dikalangan eks kombatan dan masyarakat.

Bahkan kabar itu juga dikirim secara berantai melalui media sosial. 

Menurut informasi yang diterima Serambinews.com, almarhum di bawa pulang ke Gampong Tong Pria, Kecamatan Beureuneun Pidie untuk dikebumikan.

"Mari kita doakan semoga almarhum husnul khatimah disisi Allah SWT. Tolong dibantu smpaikan ke saudara, sahabat dan handai tolan beliau. Demikian dan Trmg gaseh," bunyi pesan tersebut.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara Partai Aceh, Nurzahri yang dikonfirmasi Sermabinews.com.

Ia mengatakan almarhum sudah setahun mengalami sakit.

Nurzahri mengungkapkan, Tgk Yahya Muaz merupakan keponakan Wali Nanggroe, Tgk Hasan Muhammad di Tiro atau sering disebut Tgk Hasan Tiro.

Semasa hidupnya Tgk Yahya Muaz pernah mendapat didikan langsung dari Hasan Tiro di Swedia tentang idiologi Aceh Merdeka.

Selama masa konflik almarhum menjabat Juru Penerangan Pusat GAM dan ikut bergerilya bersama pasukan di Aceh sambil memberikan pendidikan idiologi di seluruh Aceh.

Tapi selama tidak lagi aktif di partai politik, kata Nurzahri, almarhum lebih menekuni penelitian tentang lumpur Aceh untuk obat-obatan yang kemudian juga dikembangkan oleh Bupati Pidie, Roni Ahmad alias Abusyik.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved