Ekspor Batubara
Ekspor Batubara Aceh Kembali Bergairah Menyusul Harga Jual Batubara Dunia Naik
Dari delapan perusahaan tersebut, baru dua perusahaan yang sudah melakukan penggalian dan penjualan batubara di dalam negeri dan luar negeri, yaitu PT
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Kesukesan pembangunan PLTU I dan II oleh PLN, kini investor dari dalam dan luar negeri , telah memrogramkan pembangunan proyek PLTU III dan IV yang didasari oleh sumber potensi batu bara, yang akan dijadikan bahan bakar PLTU mencapai puluhan tahun lamanya.
Deposit potensi bahan tambang batubara yang ada di wilayah Aceh Barat dan Nagan Raya, kata Mahdinur, sangat besar, makanya investor lainnya tertarik untuk membangun PLTU III dan IV, berkapasitas 2 x 200 MW.
Aceh, kata Mahdinur, sangat terbantu, setelah ada perusahaan batu bara yang menggali dan menjual bahan tambang batu baranya.
Dampak positif dari kegiatan penambangan batu bara tersebut, di Aceh Barat dan Nagan Raya, sudah hadir dua proyek PLTU, yaitu PLTU I dan II, yang produksi listriknya sudah dinikmati masyarakat. Sekarang, akan muncul lagi proyek PLTU III dan IV.
Kehadiran kedua proyek PLTU tersebut, setidaknya sudah menyerap tenaga kerja ratusan orang dari masyarakat lokal dan daerah Aceh lainnya.
Kemudian, di wilyah pantai barat dan selatan Aceh, sudah tidak lagi mengalami krisis daya listrik.
Setelah proyek PLTU III dan IV nanti beroperasi, kata Mahdinur, daerah ini akan menjadi pensuplai arus listrik untuk kebutuhan pulau sumatera, karena jaringan listrik dari Aceh sudah tersambung ke jaringan listrik tegangan tinggi yang ada di Pulau Sumatera.
Kenapa investor nasional dan luar negeri mau melanjutkan proyek PLTU di Aceh Barat dan Nagan Raya, menurut Mahdinur, ada beberapa faktor pendukung. Pertama deposit bahan tambang batu bara yang ada di Aceh Barat dan Nagan raya, cukup besar.
Kedua karena harga batu bara di dalam negeri, dikontrol pemerintah dan ditetapkan 20 dolar AS/ton.
“Harga batu bara senilai itu, dinilai investor sangat ekonomis, untuk membangun proyek PLTU, yang produksi listriknya nanti, sudah ada yang tampung membelinya, yaitu PLN,”ujar Mahdinur.(*)
Baca juga: VIDEO - Puluhan Rumah Warga Pidie Ambruk Terkikis Aliran Sungai Krueng Baro
Baca juga: Gerai Vaksin Keliling Satlantas Polres Aceh Singkil Sambangi Sekolah
Baca juga: Sepuluh Ribu Nakes Disuntik Moderna, 311 Pasien Covid-19 Sembuh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mahdinur.jpg)