Minggu, 12 April 2026

Internasional

Mahkamah Agung Mexico Legalkan Aborsi, Batalkan UU Negara Bagian Coahuila

Mahkamah Agung Mexico, Selasa (8/9/2021) memutuskan tidak konstitusional untuk menghukum aborsi. Dengan suara bulat membatalkan beberapa ketentuan

Editor: M Nur Pakar
AFP
Para aktivis melakukan demo menentang larangan aborsi di Mexico City, Mexico. 

SERAMBINEWS.COM, MEXICO CITY - Mahkamah Agung Mexico, Selasa (8/9/2021) memutuskan tidak konstitusional untuk menghukum aborsi.

Dengan suara bulat membatalkan beberapa ketentuan undang-undang dari Coahuila.

Sebuah negara bagian di perbatasan Texas yang telah menjadikan aborsi sebagai tindakan kriminal.

Keputusan itu akan segera mempengaruhi hanya negara bagian perbatasan utara.

Tetapi menetapkan preseden bersejarah itu dan kriteria wajib untuk semua hakim negara.

Sehingga, memaksa mereka bertindak dengan cara yang sama dalam kasus serupa, kata Ketua MA, Arturo Zaldívar.

"Mulai sekarang Anda tidak akan dapat, tanpa melanggar kriteria pengadilan dan konstitusi, menuntut wanita manapun yang menggugurkan kandungan," jelasnya.

"Dalam keadaan yang telah diputuskan pengadilan ini, maka aborsi sebagai tindakan sah," ujarnya.

Keadaan itu akan diklarifikasi ketika keputusan itu diterbitkan.

Tetapi semuanya mengacu pada aborsi yang dilakukan dalam 12 minggu pertama kehamilan.

Baca juga: Polres Sabang Limpahkan Berkas Lima Tersangka Perkara Aborsi ke Jaksa, Begini Kronologi Kasusnya

Sebuah periode yang diperbolehkan di empat negara bagian di mana aborsi sudah legal.

Keputusan itu muncul satu minggu setelah undang-undang Texas mulai berlaku yang melarang aborsi.

Setelah profesional medis mendeteksi aktivitas jantung pada janin.

Hal ini memungkinkan setiap warga negara untuk menuntut penyedia aborsi Texas yang melanggar hukum.

Serta siapa saja yang membantu atau bersekongkol dengan seorang wanita untuk mendapatkan prosedur.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved