Kamis, 4 Juni 2026

Internasional

Dua Pejabat Arab Saudi Dituduh Bantu Dua Pembajak Serangan 11 September 2001 Saat di Amerika Serikat

Sebuah dokumen rahasia Amerika Serikat (AS) mengungkapkan keterlibatan dua pejabat rendahan Arab Saudi dalam serangan 11 September 2001.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AP/Doug Mills
Kepala Staf Andy Card berbisik ke telinga Presiden George W. Bush untuk memberi tahu dia tentang kecelakaan pesawat di World Trade Center saat berada di Emma E Sekolah Dasar Booker di Sarasota, Florida, AS pada 11 September 2001. 

Atau dia sebagai seorang perwira intelijen Saudi.

Surat itu mengatakan Arab Saudi dan agen-agennya telah disusupi dan dieksploitasi oleh individu-individu yang bersimpati kepada Al-Qaeda.

Tetapi tetap menyoroti kerjasama kerajaan dengan upaya kontra-terorisme AS.

Orang kedua yang diduga membantu dua pembajak adalah Fahad al-Thumairy.

Dia pejabat konsuler Arab Saudi yang berbasis di Los Angeles dan seorang imam di sebuah masjid di Culver City, California.

Dokumen FBI menunjukkan masjid itu dibangun dengan dana dari seorang Putra mahkota Saudi dan dikenal karena pandangannya yang anti-Barat.

Baca juga: Pentolan Al Qaeda Paling Diburu Amerika Muncul Bersama Taliban, Bahas Pemerintahan Baru Afghanistan

Ketika dua pembajak pertama kali tiba di AS, al-Thumairy menugaskan seseorang untuk merawat mereka selama berada di daerah Los Angeles.

Hal itu berdasarkan dokumen yang dideklasifikasi dan disunting dari penyelidikan "Operasi Encore" FBI.

Menurut investigasi bersama oleh New York Times dan ProPublica, al-Thumairy menugaskan seorang pria Eritrea untuk membantu al-Hazmi dan al-Mihdhar.

Laporan itu juga mengatakan agen FBI terbagi atas pentingnya peran Thumairy.

Di bawah interogasi oleh FBI, Thumairy membantah pernah bertemu dengan para pembajak.

"Investigasi Operation Encore-lah yang benar-benar mendorong hal ini," kata Froch, karena melampaui apa yang ditemukan Komisi 9/11.

"Itu adalah dokumen spesifik yang kami minta," tambahnya.

Richard Lambert, seorang veteran FBI yang memimpin penyelidikan awal 9/11 di San Diego, mengatakan yakin Arab Saudi terlibat langsung membantu al-Hazmi dan al-Mihdhar.

Khususnya saat mereka berada di California selatan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved