Minggu, 26 April 2026

Luar Negeri

FBI Rilis Dokumen Rahasia 9/11, Ungkap Keterlibatan Arab Saudi dengan Serangan 11 September

Dokumen itu mengungkapkan bahwa Arab Saudi memberikan bantuan logistik kepada dua pembajak yang merupakan warga Saudi.

Editor: Faisal Zamzami
Intisari online
Tragedi 9/11 World Trade Center (WTC). 

“Laporan dan bukti-bukti lainnya mengonfirmasi bahwa ada grup pejabat Pemerintah Saudi yang berafiliasi dengan Kementerian Urusan Islam kerajaan, tempat lahir ekstrimis Wahabi di dalam pemerintahan Saudi yang membantu saat memulai persiapan teror,” bunyi pernyataan mereka dilansir dari Axios.

Serangan 11 September yang diprakarsai oleh Al-Qaeda telah menewaskan 2.996 orang.

Empat pesawat United Airlines dibajak oleh teroris Al-Qaeda dan kemudian melakukan serangan bunuh diri.

Dua pesawat menabrak menara kembar World Trade Centre, satu pesawat menyerang Pentagin, dan satu pesawat lainnya jatuh setelah para penumpang melakukan perlawanan.

Diketahui sebanyak 15 dari total 19 penyerang berasal dari Arab Saudi.

Namun komisi pemerintah AS tidak menemukan bukti bahwa Arab Saudi secara langsung mendanai Al Qaeda, dalang penyerangan.

Hal ini menimbulkan tanda tanya apakah pejabat Saudi secara pribadi memiliki hubungan dengan kelompok militan tersebut.

Keluarga dari sekitar 2.500 korban tewas dan lebih dari 20.000 korban luka, bisnis, dan berbagai perusahaan asuransi, telah menggugat Saudi hingga miliaran dolar.

Dalam sebuah pernyataan atas nama organisasi 9/11 Families United, Terry Strada, yang suaminya Tom terbunuh pada 11 September, mengatakan dokumen yang dirilis oleh FBI menghilangkan keraguan tentang keterlibatan Saudi dalam serangan tersebut.

"Sekarang rahasia Saudi terungkap dan sudah lewat waktu bagi Kerajaan untuk mengakui peran pejabatnya dalam membunuh ribuan orang di tanah Amerika," kata pernyataan itu.

Baca juga: Dikabarkan Telah Tewas, Pemimpin Al-Qaeda Muncul Lewat Video saat Peringatan Serangan 11 September

Baca juga: Bush Tuntut Warga AS Tahu, Islam Damai dan Serangan 11 September 2001 Sebagai Penyimpangan Agama

Arti Peristiwa 9/11 Bagi Afghanistan

Tepat pada Sabtu (11/9/2021) lalu serangan yang juga dikenal dengan sebutan peristiwa 9/11 berusia 20 tahun.

Sebanyak 19 teroris membajak 4 pesawat komersil AS untuk menyerang sejumlah situs penting salah satunya World Trade Center (WTC) di New York City.

Serangan juga diarahkan ke Washington DC, Shanksville di Pennsylvania dan Pentagon di Virginia hingga diperkirakan menyebabkan korban jiwa sebanyak 2.977.

Pimpinan Al Qaeda, Osama bin Laden, yang disebut dilindungi Taliban di Afghanistan diduga jadi dalang dari insiden ini.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved