Breaking News:

Berita Aceh Tenggara

Kabid P2P Dinkes Aceh Tenggara Sebut Vaksin Bukan Terbuang, Tapi tak Terpakai, Begini Penjelasannya

Menurut Sukri Manto, tidak benar ada ribuan vaksin terbuang di Kabupaten Aceh Tenggara.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh Tenggara, Sukri Manto SKM 

Menurut Sukri Manto, tidak benar ada ribuan vaksin terbuang di Kabupaten Aceh Tenggara.

Laporan Asnawi Luwi |Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Kepala Bidang atau Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan atau Dinkes Aceh Tenggara, Sukri Manto SKM, meluruskan soal vaksin.

Menurut Sukri Manto, tidak benar ada ribuan vaksin terbuang di Kabupaten Aceh Tenggara.

Hal itu disampaikannya kepada Serambinews.com, Senin (13/9/2021), untuk meluruskan pernyataannya sebelumnya yang menyebutkan 1.921 dosis vaksin Sinovac terbuang dan rusak di Kabupaten Aceh Tenggara

Hal ini sebagaimana diberitakan Serambinews.com Minggu (12/9/2021). 

"Memang ada vaksin yang tidak terpakai, artinya bukan dibuang, tapi tidak terpakai pada saat  proses vaksinasi pada awal-awal pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Aceh Tenggara," ujarnya. 

Penyebabnya kata Sukri Manto, waktu awal-awal vaksinasi dulu, masyarakat masih kurang antusias. 

Misalnya vaksin Sinovac yang satu vial 10 dosis, kadang masyarakat yang datang cuma enam orang, sehingga 4 dosis tidak terpakai. 

Penyebab lain tidak semua masyarakat yang datang bisa divaksin, misalnya karena sedang demam, hipertensi dan penyakit lain, sehingga tidak bisa divaksin atau ditunda.

Sukri Manto menyebutkan dari 167.000 sasaran vaksinasi, yang sudah divaksin 32.484 orang (19,37 persen). 

Kabid P2P Dinkes Aceh Tenggara juga berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Aceh Tenggara

Terutama kepada pihak TNI, Polri (Babinsa, Babinkhamtibmas) yang menjemput bola ke masyarakat, sehingga saat ini antusiasme masyarakat untuk divaksin sangat tinggi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved