Breaking News:

Video

VIDEO Melihat Pusaka Indatu Aceh di Kampung Acheh Heritage Gallery Malaysia

Banjir bandang (kepala air) yang menerjang beberapa kampung di distrik Yan, Kedah, Malaysia, Rabu (18/8/2021) lalu, tak cuma menyisakan cerita duka.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin

Laporan Syedara Lon Jafar Insya Reubee

SERAMBINEWS.COM - Banjir bandang (kepala air) yang menerjang beberapa kampung di Distrik Yan, Kedah, Malaysia, Rabu (18/8/2021) lalu, tak cuma menyisakan cerita duka.

Sebuah peristiwa tak biasa, tentang selamatnya dua Alquran berusia 600 tahun yang disimpan di Kampung Acheh Heritage Gallery, menjadi pelipur lara bagi penduduk di Kampung Aceh Malaysia yang sedang menghadapi bencana.

Kisah luar biasa ini diceritakan oleh Manajer Kamp Pusat Manajemen Kampung Aceh (KAMC), Cekgu Jasni Ghani kepada para relawan dan saudagar Aceh yang datang dari Kuala Lumpur, Sabtu (11/9/2021).

Para relawan Permebam, SUBA, dan Pertubuhan Pembangunan Komuniti Malaysia (Perintis), datang bersama puluhan kendaraan bak terbuka yang membawa bahan makanan dan berbagai perbekalan lainnya.

Cekgu Jasni Ghani mengatakan, musibah banjir bandang merusak hampir 50 persen infrastruktur di kawasan itu. Air bah ikut merusak tanaman dan perkebunan warga, terutama yang tinggal di tepi sungai.

Baca juga: Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek - Hidup Tak Lepas dari Peringatan Allah, Tanah pun Berbicara

Baca juga: Khutbah Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek, Khatib: Kerjakan Kemungkaran Maka Balasannya Kejahatan

Menurut dia, dalam kejadian sekitar pukul 3 siang itu, air naik hingga lebih dari 1 meter di luar galeri Kampung Acheh Heritage yang menyimpan beberapa pusaka dan barang warisan yang dibawa dari Aceh oleh nenek moyang mereka dahulu pada tahun 1890-an.

Di antara barang pusaka yang masih tersimpan di dalam galeri itu adalah dua mushaf Alquran tulisan tangan berusia 600 tahun dan satu dinar emas, serta beberapa rencong dan barang pusaka lainnya yang disumbangkan oleh saudagar emas dari Aceh, Almarhum Haji Harun Keuchik Leumiek.

Ketika banjir bandang terjadi, warga Kampung Aceh sangat khawatir atas keselamatan benda-benda tersebut.

Tapi, kata Jasni, berkat Rahmat Allah, hanya sedikit air yang masuk ke dalam galeri meski saat itu kawasan luar dan sekitarnya dipenuhi arus kuat dan tinggi yang bisa menenggelamkan warga.

Narator : Ardiansyah
Editor : Syamsul Azman

TERKAIT

Baca juga: VIDEO POPULER Lam Bahasa Aceh - Kerangka Manusia di Bireuen, Keureupuk Mulieng dan Abu Mudi Divaksin

Baca juga: BERITA POPULER – Kerangka Mayat di Bireuen, Penculikan di Takengon, 4 Wanita Open BO di Meulaboh

Baca juga: VIDEO POPULER Ibu Muda Aceh Utara di Medan, Bawa Obor Keliling Desa sampai Macet PPKM di Lhokseumawe

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved